Sunday, November 17, 2019
Home > Berita > Dua Bandit Dibedil, Seorang Meregang Nyawa, Saat Disergap Berusaha Tabrak Polisi

Dua Bandit Dibedil, Seorang Meregang Nyawa, Saat Disergap Berusaha Tabrak Polisi

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Serang) – Bandit meregang nyawa dibedil petugas Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) dalam penyergapan di Jalan Raya Benda, Pamulang Permai 2, Pondok Benda, Pamulang, Jumat (27/1) malam, seorang lagi luka tembak diringkus. Komplotan ini ada tiga orang spesialis pencongkel dan pecah kaca mobil, mereka masuk Kelompok Tanah Abang.

“Dua kawanan tersebut diringkus petugas Tim Reskrim Polsek Pamulang setelah terkena tembakan petugas karena mencoba menabrak tim buser yang menangkap basah pelaku sedang beraksi di salah satu kendaraan milik warga di kawasann perumahan Pamulang Permai 2, Pondok Benda,” kata Kepala satuan Reksrim Polres Tangsel, AKP A. Alexander Yurikho didampingi Kanit Reskrim Polsek Pamulang, Iptu Ahmad Mulyono, Sabtu (28/1).

Ditambahkan, dua pelaku yang ditembak petugas di lokasi kejadian salah satunya tewas di tempat yaitu Wwn, 34. Satu pelaku lainnya, yaitu SPT, 33, terkena tembakan di bagian punggung. Sedangkan pelaku lain yaitu SH melarikan diri saat terjadi baku tembak.

Petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti seperti sepeda motor Suzuki Satria FU nomor polisi B 3026 IEU yang dipakai pelaku untuk menabrak tim buser yang memergoki aksi pelaku, sebilah pisau, mobil yang dibobol pelaku dan tas korban.

Awal kejadian bermula saat tim buser Reksrim Polsek Pamulang melakukan patrol keliling saat sampai di kawasan perumahan Pamulang Permai 2, Kel. Pondok Benda melihat kecurigaan dua orang tak dikenal yang mondar-mandir dekat mobil milik warga.

Melihat hal itu tim buser kemudian mengintai ternyata benar tak berapa lama dua pelaku itu mencoba mencongkel kaca mobil warga tersebut dan menocba mengambil tas yang ada di dalam mobil.

AKP Alexader Yurikho menambahkan, mengetahui hal itu tim buser Reksrim Polsek Pamulang langsung menyergap tapi pelaku mencoba melarikan diri dengan berboncengan sepeda motor.

Petugas mencoba menghentikan tapi pelaku yang beroncengan tancap gas dan malah berupaya menabrak petugas. Melihat hal itu petugas memberikan tembakan peringatan dan tak digubris sehingga petugas menembak pelaku yang berhasil mengenai dua pelaku dan terjatuh.

Pelaku yang terkena tembakan adalah WWN, 34, dan SPT, 33, Pelaku WWN terkena tembakan di bagian perut dan tewas seketika sedangkan SPT terkena tembakan di bagian punggung langusng dibawa ke RSU Tangerang. “Untuk pelaku SH melarikan diri dan masih dalam pengejaran petugas,” tuturnya.

Ketiga pelaku sepesialis pemecah kaca atau pencongkel mobil yang dikenal sebagai kelompok Tanah Abang ini, imbuh AKP Alexader Yurikho, merupakan pelaku yang sudah puluhan kali beraksi di wilayah Kota Tangsel.

“Di wilayah Pamulang saja sudah empat kali melakukan aksinya,” tuturnya. Kini kasusnya sedang ditangani Polsek Pamulang untuk dintindaklanjuti serta mengejar satu pelaku SH yang sempat lolos saat aksi penyergapan. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru