Saturday, July 20, 2019
Home > Berita > Dua Adik Bunuh Kakak, Marah Lihat Ibu Disiksa

Dua Adik Bunuh Kakak, Marah Lihat Ibu Disiksa

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.COM (Lampung) – Marah melihat ibu disiksa, dua adik nekat membunuh kakak kandungnya sendiri. Pristiwa tragis ini terjadi di PPI Lempasing, Telukbetung Timur, Bandar Lampung.

Korban Rizal Efendi, dihabisi tersangka Zai dan Lut. Saat kejadian, korban berada di tempat pelelangan ikan untuk menjual hasil tangkapannya.

Korban warga Jalan Teluk Bone, Kelurahan Kota Karang, Telukbetung Barat, dihujani tusukan pisau hingga roboh bersimbah darah. Korban meregang nyawa di lokasi kejadian.

Para nelayan yang sedang melelang ikan di tempat itu, tidak mampu melerai pertumpahan darah saudara sekandung ini.

Motif pembunuhan, Zai dan Lut kalap karena Rizal melakukan kekerasan kepada ibu kandungnya, Rosihat, 60. Kakak adik ini juga sering melihat korban Rizal sering mencaci-maki ibunya
itu. Akibat perlakuan kasar itu, kedua tersangka dendam, sehingga berniat memberi pelajaran.

Ketika korban berada di pelelangan ikan, mereka datangi. Sempat ribut mulut yang berujung pembunuhan. Kedua tersangka kalap berkali-kali menghujamkan pisau ke korban.

Setelah korban kehilangan nyawa, Zai dan Lut langsung menyerahkan diri ke Polsekta Telukbetung Barat. Sedangkan jasad korban dibawa petugas ke RSUD Abdoel Moeloek Bandar
Lampung.

Menurut Jahudunarosit, 47, paman korban yang juga adik Rosihat, korban memang sering berlaku kasar kepada ibunya. “Kakak saya sering dikasari, baik dengan omongan maupun dengan tangan. Ini yang membuat anaknya yang lain marah,” katanya.

Bentuk perlakuan kasar, misalnya bila makan tidak ada lauk yang enak dan bila minta uang tidak dikasih, ibunya sering diancam bunuh bahkan didorong sampai terjatuh bahkan luka-
luka.

Namun Jahudunarosit tetap tidak menyangka, kalau kedua keponakannya itu akan membunuh saudara kandungnya sendiri. “Waktu kejadain memang saya tak lihat langsung, mungkin tadinya tak berniat membunuh cuma memberi pelajaran, tapi karena terjadi perkelahian, korban akhirnya tewas,” katanya.

Kabidhumas Polda Lampung AKBP Sulistiyaningsih, kemarin petang mengatakan, polisi sudah mengamankan tersangka dan sekarang masih diperiksa intensif.

“Berdasarkan pengakuan sementara tersangka, mereka tidak terima ibunya disiksa korban hingga luka. Sementara korban setelah diperiksa tim medis, dimakamkan keluarganya,” katanya. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru