Sunday, July 12, 2020
Home > Berita > Dituduh Dukun Santet, Petani Dibunuh di Kebun, Sebelumnya Mendapat Ancaman Lewat SMS

Dituduh Dukun Santet, Petani Dibunuh di Kebun, Sebelumnya Mendapat Ancaman Lewat SMS

Jasad Mumuh di RSUD Sekarwangi, Sukabumi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Sukabumi) – Mumuh, 65, petani Kampung Cilangkop RT 04/05, Desa Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ditemukan tewas bersimbah darah di kebun.

Hasil otopsi di RSUD Sekarwangi, Rabu (11/1), ditemukan beberapa luka bekas pukulan benda tumpul di tubuhnya.

Peristiwa maut itu  diketahui ketika Mumuh pada Selasa (10/1) sore tidak pulang ketika berangkat bertani di kebunnya. Keluarga akhirnya menyusul ke kebun. Ternyata, Mumuh ditemukan terbujur kaku penuh luka di sekujur tubuh, di antaranya di kepala dan tangan.

“Diduga Mumuh menjadi korban pembunuhan karena ada banyak luka,” terang Kanit Reskrim Polsek Ciemas Aiptu Suyatno.

Menurut Suyatno, masih terus dilakukan penyelidikan terkait kematian Mumuh. “Kami sudah memintai keterangan sejumlah saksi,” cetusnya.

Sementara itu, beberapa hari sebelum terjadinya dugaan pembunuhan, korban sempat menerima ancaman bakal dibunuh oleh orang tak dikenal melalui SMS di HP-nya. Ancaman itu lantaran korban dituduh dukun santet.

“Memang bapak sempat diancam mau dibunuh. Bapak katanya dukun santet. Itu fitnah. Bapak itu petani, guru ngaji, dan pernah mengajar di sekolah madrasah. Kami minta pelakunya segera
ditangkap,” ujar anak korban, Darus, 30. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru