Saturday, June 06, 2020
Home > Kota > Dihajar Ayam Sabungnya Bahar Tewas Terburai

Dihajar Ayam Sabungnya Bahar Tewas Terburai

MIMBAR-RAKYAT.com (Nunukan)Lazimnya sabung ayam, biasanya yang kalah adalah ayam yang diadu. Ngacir atau tewas terajam taji yangterbuat dari baja pilihan. Tapi peristiwa ini bukannya ayam sabungnya yang kalah melainkan pemiliknya yang tewas terburai usunya kena sabet taji ayam jago yang sedang bertaerung. Kok Bisa ?

 Bahar (50), warga Lapangan Porsas, RT 18, Nunukan Selatan, Kalimantan Utara, tewas dengan isi perut terburai  setelah taji ayam yang disabungnya menancap di perut pria tersebut.

Saat itu korban sedang menyabung ayamnya dengan ayam pihak lawan   di arena sabung ayam “gelap”, Kamis (5/2/2015).

Ketika itu, Bahar berdiri di belakang, tak jauh dari ayam aduannya. Saat ayam musuh terbang menerjang, ayam Bahar berkelit sehingga serangan “musuh” malah mengarah ke perut Bahar. Taji ayam sepanjang lebih dari 10 sentimeter itu menancap di perut Bahar. Ayam adu yang tajinya menancap di perut Bahar terus berontak, berusaha melepaskan diri sehingga menyebabkan luka di perut korban semakin menganga.

“. Saat ayam musuh menerjang, posisi  Bahar dibelakang  ayam yang diadu. Jaraknya enggak sampai setengah meter dari ayam,” ujar salah satu saksi mata.

Mengetahui Bahar terkapar dengan luka parah di perutnya, sebagian peserta sabung ayam melarikan diri. Sementara itu, beberapa teman Bahar berusaha membawa korban ke Rumah Sakit Umum (RSU) Nunukan. Namun karena luka yang dialaminya cukup parah, Bahar meninggal saat tiba di RSU Nunukan.

“Korban mengalami robek di perut dan paha akibat terkena taji ayam. Saat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Nunukan, meninggal dunia,” urai Kapolres Nunukan AKBP Christian Tory kala dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Menurut rekan Bahar, taji yang digunakan dalam sabung ayam memang sangat tajam. Taji untuk ayam biasanya dibuat dari gergaji buatan Jerman yang dibentuk dengan cara digerinda atau dibuat oleh pandai besi. Satu gergaji dari Jerman untuk taji ayam, yang bermerek Maxwell, biasanya dipesan dari Jakarta dengan harga Rp 600.000.

“Kalau sudah jadi taji ayam, jangan tanya tajamnya. Untuk cukur jenggot aja bersih,” ujarnya.

( AL)


 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru