Tuesday, April 07, 2020
Home > Berita > Diduga Telah Tewaskan 13 Orang, Harimau Betina Terbunuh Dalam Perburuan

Diduga Telah Tewaskan 13 Orang, Harimau Betina Terbunuh Dalam Perburuan

India adalah rumah bagi 60% harimau di dunia. (Foto: AFP/BBC News)

India adalah rumah bagi 60% harimau di dunia. (Foto: AFP/BBC News)

Mimbar-Rakyat.com (Yavatmal) – Seekor harimau betina di India yang diperkirakan telah menewaskan 13 orang ditembak mati setelah dilakukan perburuan secara besar-besaran. Demikian dikatakan pejabat setempat.

Seekor harimau betina berusia enam tahun itu telah diburu untuk penangkapan di hutan-hutan negara bagian barat Maharashtra selama dua tahun terakhir. Bahkan bulan lalu petugas satwa liar menyebarkan panicngan berupa parfum dalam upaya untuk memancing hewan itu.

Distrik Yavatmal, salah satu wilayah hidupnya harimah di India. (Foto: BBC News)
Distrik Yavatmal, salah satu wilayah hidupnya banyak harimah di India. (Foto: BBC News)

Aktivis telah berkampanye untuk menyelamatkan harimau, tetapi Mahkamah Agung India mengatakan tidak akan mempersoalkan jika polisi hutan dipaksa untuk menembaknya. Demikian dilaporkan BBC News.

Sumber dari Departemen Kehutanan India menyebutkan, sebuah tim bersenjata penenang dan senjata api ditempatkan di sebuah kendaraan di jalan di mana harimau betina, yang dikenal sebagai T-1, telah ditemukan oleh penduduk desa.

Tim patroli juga pergi ke daerah dekat desa Borati pada Jumat malam, setelah menerima laporan kehadiran harimau betina tersebut. Begitu ditemuai, anak panah penenang ditembakkan pada hewan itu.

Setelah terkena, harimau betina tersebut menabrak kendaraan patroli dan terpaksa dibunuh oleh satu tembakan dari jarak antara delapan dan 10 meter. Bedah mayat akan dilakukan pada binatang itu.

Pada bulan Agustus, harimau betina dan dua anaknya yang berusia sembilan bulan menewaskan tiga orang di daerah sekitar kota Pandharkawada di distrik Yavatmal dan menyebabkan lebih dari 5.000 warga mengkhawatirkan kehidupan mereka.

Petani dan peternak diperintahkan untuk kembali lebih awal dari ladang dan hutan, setelah berpergian hanya dalam kelompok, dan tidak buang air besar di ladang terbuka.

Perburuan harimau betina mencakup lebih dari 100  kamera, umpan dalam bentuk kuda dan kambing yang diikat ke pohon, pengawasan sepanjang waktu dari puncak pohon dan patroli bersenjata.

T-1 diyakini telah menewaskan 10 orang dalam 20 bulan sejak 2016 sebelum membunuh tiga orang lagi pada bulan Agustus.

Tes DNA pada swab dari air liur harimau dari luka tujuh dari 13 korban menunjukkan bahwa lima dari mereka disebabkan oleh harimau betina. Banyak mayat putus kepalanya karena diseret harimau.

Wartawan BBC Soutik Biswas mengatakan T-1 mungkin  menyerang manusia yang memergokinya  menyerang ternak di hutan.

Dengan lebih dari 2.200 harimau, India adalah rumah bagi 60% harimau di dunia. Ada lebih dari 200 di Maharashtra, tetapi hanya sepertiga dari mereka tinggal di 60 kawasan lindung negara bagian, termasuk cagar alam, taman alam.***(janet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru