Thursday, July 19, 2018
Home > Berita > Didier Deschamps Optimis Prancis Juara Dunia

Didier Deschamps Optimis Prancis Juara Dunia

Deschamps memeluk Umtiti. (rtr)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Rusia) – Didier Deschamps optimis Tim Prancis bisa juara dunia, setelah mengalahkan Belgia dan lolos ke final meski hanya menang tipis 1-0.

Ditegaskan pelatih Prancis, Deschamps, saatnya Ayam Jago kembali berkokok kencang dan juara dunia untuk ketiga kali. Dia berambisi ingin menuntaskan misi yang gagal diwujudkannya pada Piala Eropa 2016.

Pasukan Les Bleus lolos ke final pada laga semifinal di Arena St Petersburg, Rabu (11/7) dinihari WIB lewat gol Samuel Umtiti pada menit ke-51.

“Partai final (Piala Dunia 2018) harus dimenangi karena kami belum melakukannya saat kami kalah dua tahun lalu,” ujar Deschamps.

Prancis gagal menjadi juara Piala Eropa 2016 setelah kalah 0-1 dari Portugal. Pada saat itu, Les Blues takluk akibat gol Eder pada menit ke-109.

Ada beberapa pemain Prancis yang tampil di final dan kini masih bermain di Piala Dunia 2018. Mereka adalah Hugo Lloris, Samuel Umtiti, Paul Pogba, Blaise Matuidi, Antoine Griezmann dan Olivier Giroud.

Prancis masih menunggu lawan di final Piala Dunia 2018 yang akan berlangsung di Stadion Luzhniki, Moskow, 15 Juli 2018. Mereka akan berhadapan dengan pemenang laga semifinal antara Inggris kontra Kroasia.

Bagi Prancis, ini adalah final yang ketiga sejak 1998, catatan yang lebih baik dari Jerman dan Brasil, yang masing-masing dua kali masuk final Piala Dunia.

Namun bagi Belgia yang sebetulnya lebih diunggulkan tentu menyakitkan.”Yang membedakan adalah bola mati … pertandingan berlangsung ketat dan akhirnya ditentukan oleh keberuntungan di depan gawang.

Tim Belgia bermain brilian dan saya tak bisa lagi meminta mereka bermain lebih baik lagi,” kata Martinez pelatih Belgia menghibur hati.

Harus dipahami akan ada tim yang menang dan tim yang kalah. Kami sudah bermain maksimal,” imbuhnya.

Gol tunggal yang menentukan itu dicetak bek Samuel Umtiti dengan sundulannya. Laga yang digelar di Stadion Krestovski itu berjalan seru sejak awal. Kedua kubu bermain terbuka hingga terjadi jual beli serangan.

Menit 16, Belgia mencetak peluang. Eden Hazard mendapat umpan silang dari Kevin de Bryune. Sayang tembakannya tipis di luar mistar Prancis.

Belgia kembali mendapat peluang di menit 22 ketika Alderweirel melepas tembakan keras. Tapi ada kiper Lloris yang menepis bola tinggi itu.

Ancaman Prancis datang dari Giroud. Ia menanduk bola crossing Pavard. Tapi sundulannya tak mencapai sasaran.

Menit 40, Prancis kembali mengancam ketika Pavard masuk ke kotak penalti. Tembakannya digagal kiper Courtois dengan kakinya.

Kedua tim masuk ruang ganti dengan skor imbang 0-0. Usai jeda, Belgia langsung menekan lewat umpan lambung Witsel. Tapi sundulan Lukaku masih melaang di atas gawang lawan.

Menit 51, Umtiti melompat tinggi menyambut umpan terukur Griezmann dari sepak pojok. Bola masuk ke gawang tanpa bisa dicegah Coutrois. Skor mnejadi 1-0 untuk Prancis.

Belgia mendapat peluang untuk menymakan kedudukan di menit 81. Witsel melepas tembkan keras mengarah ke gawang Lloris. Namun kipr rancis itu bisa mementahkannya.

Wasit memberi tambahan waktu 6 menit. Pemain Prancis berupaya memperlambat waktu. Namun di ujung waktu tambahan itu, Prancis nyaris menggandakan keunggulan saat Belgia menekan.

Sebuah serangan balik dilakukan hingga Tolisso melepas tembkan di depan kotak penakti. Tapi Courtois cepat menepisnya.

Hingga wasit meniup pluit panjang, tak ada gol tambahan. Prancis pun ke final. Di partai puncak, skuat Didier Deschamps ini akan menghadapi pemenang laga Kroasia melawan Inggris. (i/dir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru