Saturday, July 11, 2020
Home > Global > Dibreidel Kominfo Situs Islam Melawan

Dibreidel Kominfo Situs Islam Melawan

diblokir

diblokir

MIMBAR-RAKYAT.com ( Jakarta) – Dibreidel Kominfo Situs Islam melawan. Kominfo terpaksa memulihkan  kembali tujuh situs Islam yang sebelumnya dibredel  karena dianggap menyebarkan ajaran radikal.

Pemulihan kembali 7 situs dari 19 situs setelah ada perlawanan dari pihak yang dibredel/diblokir an kemudian adanya mediasi antara pemilik situs dengan pihak BNPT dan Kemenkominfo.

“BNPT seperti monster, seperti Pangkomkatib, main gebuk tanpa dikasih tahu,” kata pengelola situs VOA-ISLAM.com, Abdul Halim saat audiensi dengan Komisi I di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2015).

“Ada tujuh situs yang akan dinormalkan kembali yakni, AQLislamiccanter, almustaqbal, arrahmah, panjimas, hidayatullah, salam-online dan gemaislam,” kata Irfan di Kantor Kemenkominfo,

Dibreidel Kominfo Situs Islam Melawan

Para pengelola media Islam mendatangi Kemenkominfo untuk melakukan mediasi dengan BNPT dan pihak Kemenkominfo itu  guna membahas situs-situs yang diblokir lantaran dianggap melakukan tindakan radikal.

Pemimpin redaksi AQL Islamiccenter.com, Agus Soelarto membantah kalau situs yang dikelolanya itu seperti yang dituduhkan. Menurut dia, situsnya hanya memberitakan soal pengajian.

“Kami situs pengajian kok disamakan dengan situs porno,” kata Agus saat mediasi dengan BNPT dan Kemenkominfo di Kantor Kemenkominfo, Jakarta Selasa 31/3.

Dia mendesak pihak BNPT untuk mengklarifikasi kepada publik kalau situs yang dikelolanya tidak berkenaan dengan paham radikal. Jika, BNPT tak mau menjelaskan ke publik, Agus meminta bukti-bukti yang menguatkan kalau situsnya itu berpaham radikal.

Sebnelumnya, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika merilis daftar 22 situs yang menjadi penggerak paham radikalisme di Indonesia.

Menurut Kominfo, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah meminta situs-situs itu untuk ditutup berdasarkan surat Nomor : 149/K.BNPT/3/2015 tentang situs/website radikal.

Semua situs menyebarkan paham radikalisme dan/atau sebagai simpatisan radikalisme. Berikut 22 situs tersebut:

1. arrahmah.com
2. voa-islam.com
3. ghur4ba.blogspot.com
4. panjimas.com
5. thoriquna.com
6. dakwatuna.com
7. kafilahmujahid.com
8. an-najah.net
9. muslimdaily.net
10. hidayatullah.com
11. salam-online.com
12. aqlislamiccenter.com
13. kiblat.net
14. dakwahmedia.com
15. muqawamah.com
16. lasdipo.com
17. gemaislam.com
18. eramuslim.com
19. daulahislam.com
20. mshoutussalam.com
21. azzammedia.com
22. Indonesiasupportislamicstate.blogspot.com

Bukan Media Massa

Menurut staf ahli bidang komunikasi dan media massa, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Henri Subiakto,  bahwa 19 situs media islam yang diblokir tak mempunyai badan hukum pers. Sehingga pihaknya kesulitan mencari alamat redaksi media islam itu.

“Situs-situs itu masuk dalam kriteria undang-undang pers. Kalau BNPT kan lihat dari konten, sementara Kominfo dilihat dari sisi masukan dari institusi terkait,” ujarnya.(ais)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru