Tuesday, October 22, 2019
Home > Berita > Di Palu, sebanyak 420 orang dinyatakan tewas hingga Sabtu malam

Di Palu, sebanyak 420 orang dinyatakan tewas hingga Sabtu malam

Reruntuhan akibat gempa di Palu. (kompas)

MIMBAR-RAKYAT.com (Palu) – Hingga Sabtu malam, dinyatakan sudah 420 orang tewas akibat gempa bumi yang melanda Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Wilem Rampangilei mengungkapkan, sebanyak 420 orang yang tewas itu baru tercatat di Kota Palu.

“Itu baru yang di Kota Palu, belum yang di Kabupaten Donggala dan Sigi,” katanya kepada media di Posko Satgassus Penanggulangan Bencana di halaman rumah jabatan Gubernur Sulteng di Jalan Moh Yamin Palu, Sabtu malam.

Selain itu, tingkat kerusakan yang terjadi di Kabupaten Donggala dan Sigi juga cukup signifikan namun belum ada laporan mengenai korban dan tingkat kerusakan karena sulitnya komunikasi.

Karena itu prioritas utama Satgas khusus penanganan bencana ini adalah pencarian dan penyelamatan serta penanganan pengungsi.

“Sampai malam ini, ditaksir 10.000 pengungsi yang tersebar di 50-an titik dalam Kota Palu. Mereka akan diberi bantuan tempat berlindung, makanan dan obat-obatan bagi yang sakit,” katanya seperti dilansir antaranews.

Jenazah korban itu masih disimpan di rumah-rumah sakit dan sebagian sudah dijemput oleh keluarganya.

Menurut Wilem, korban tewas ini pasti masih bertambah karena banyak reruntuhan gedung seperti hotel-hotel besar, ruko, gudang, perumahan dan lainnya belum bisa disentuh pencarian.

“Kami kesulitan mengerahkan alat-alat berat untuk mencari korban di bawah reruntuhan gedung karena jalur jalan menuju Kota Palu banyak yang rusak,” ujarnya.

Selain itu, tingkat kerusakan yang terjadi di Kabupaten Donggala dan Sigi juga cukup signifikan namun belum ada laporan mengenai korban dan tingkat kerusakan karena sulitnya komunikasi.

Bahkan, kata Wilem, untuk memenuhi makanan siap saji di kota Palu untuk para pengungsi pun harus mendatangkan ribuan dos makanan dari Surabaya dengan menggunakan pesawat.

Mengenai perawatan korban yang sakit,  kata Wilem, TNI telah mengerahkan sejumlah bantuan medis dan tenaga medis-paramedis bahkan telah mengerahkan kapal Rumah Sakit yang akan merapat di Kota Palu dalam satu dua hari ke depan.  (An/Kb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru