Saturday, December 14, 2019
Home > Berita > Di Malang, Sandiaga Uno Dapat Dukungan Keluarga Besar Bung Tomo

Di Malang, Sandiaga Uno Dapat Dukungan Keluarga Besar Bung Tomo

Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Uno saat berkampanye di Malang, (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Malang) – Pasangan calon presiden nomor urut 02, Cawapres Sandiaga Uno terus menggalang pundi-pundi suara jelang pesta demokrasi pada 17 April mendatang. Kali ini, pasangan Prabowo-Sandi itu berhasil menggaet suara dari keluarga pahlawan besar pertempuran Surabaya tahun 1945 silam, Bung Tomo.

Hal itu dinyatakan pada kampanya serta deklarasi tim pemenangan ‘Rumah Bung Tomo untuk Pemenangan Prabowo Sandi’ di Jalan Ijen No 6 Kota Malang Minggu (31/3/2019) pagi.

Rumah yang pernah ditinggali oleh Bung Tomo sejak tahun 1950-an itu. Anak ke-4 Bung Tomo, Ratna Sulistami Sutomo juga ikut mendampingi Sandiaga Uno pada deklarasi tersebut.

Menanggapi dukungan dari keluarga besar pahlawan pertempuran 10 November tersebut, Sandiaga Uno mengaku berterima kasih kepada anak Bung Tomo itu.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bu Nana (sapaan akrab anak ke-4 Bung Tomo, Ratna Sulistami Sutomo) dan keluarga besar Bung Tomo yang telah mendonasikan rumahnya untuk perjuangan pemenangan Prabowo-Sandi,” terang Sandi.

Ia berharap, agar perjuangan Bung Tomo itu bisa diteruskan dari rumah di sebuah kawasan elit di Kota Malang tersebut.”Semoga dari rumah ini bisa menghadirikan Indonesia yang adil dan makmur. Meningkatkan lapangan kerja, serta kondisi ekonomi yang memberikan kesempatan pada anak-anak negeri bisa berdiri di atas kaki sendiri,” terang Sandi.

Sementara itu, anak ke-4 Bung Tomo, Ratna Sulistami Sutomo membenarkan bahwa pihak keluarga besarnya akan mendukung pasangan calon presiden dengan nomor urut 02 tersebut. “Insya Allah (akan dukung semua),” terangnya.

Sebagai putri dari pahlawan besar, ia berharap bahwa generasi penerus bangsa Indonesia itu bisa berkembang lebih baik.

“Sekarang tinggal kita anak-anak milenial ini memberikan reputasi yang terbaik. Bagaimana mereka bisa srtara dengan bangsa lain. Tidak merasa lebih rendah, tetapi juga tidak menghina. Semuanya setara. Kita harus seperti itu. Adil dan makmur,” bebernya. (K/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru