Saturday, June 06, 2020
Home > Berita > Demo di Tengah Sawah Terkait Lahan Bandara, Ratusan Petani Ditembak Gas Air Mata

Demo di Tengah Sawah Terkait Lahan Bandara, Ratusan Petani Ditembak Gas Air Mata

Petani demo di Majalengka. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.COM (Bandung) – Demo di tengah sawah, ratusan petani di Desa Sukajadi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, ditem,bak gas air mata, Kamis (17/11).

Mereka menolak proses pengukuran lahan yang akan dijadikan pembangunan Bandara Kertajati, Majalengka. Polisi menembakan gas air mata dan mengamankan tujuh petani.

Aksi petani berlangsung sekitar pukul 10:00. Mereka yang mengetahui akan dilakukan pengukuran, segera berkumpul di tengah sawah kemudian berbaris menghadang petugas yang akan mengukur lahan.

Saat terjadi bentrokan antara petugas yang akan mengukur lahan dengan para petani, sebanyak 1.500 polisi yang sudah disiapkan diturunkan ke lokasi kejadian.

Saat polisi tiba, aksi semakin menjadi-jadi dan beringas. Polisi yang ada di lokasi kejadian terpaksa menembakan gas air mata untuk memukul mundur petani itu.

“Tujuh petani diamankan karena dituding provokatir,“ kata Sekretaris Aliansi Gerakan Reformasi Agraria (Agra) Mohamad Ali, kpada wartawan. Ketujuh petani yang dibawa ke Mapolres Majalengka, Darman, Jainuddin, Carsiman, Sudarman, Kasta, Lamri, dan Tarjo. Tanaman padi dan cabe di atas lahan 70 hektar yang dijadikan tempat aksi bentrok rusak.

Ali mengakui, kemarahan para petani ini dinilai wajar. Karena mereka sama sekali tak diajak musyawarah terkait rencana pengukuran lahan tersebut. “Kami mengecam aksi penembakan gas air mata yang dilakukan polisi,“ ujarnya.

Kabid humas Polda Jabar mengakui adanya aksi petani. “Kami belum menerima laporan,“ tandasnya. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru