Monday, May 20, 2019
Home > Berita > Deklarasi Pilkada Damai di Monas, Kapolda Metro: Ada Perubahan Pola Pengamanan di TPS

Deklarasi Pilkada Damai di Monas, Kapolda Metro: Ada Perubahan Pola Pengamanan di TPS

Deklarasi Pilkada DKI Damai di Monas. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Kapolda Metro Jaya, Irjen M. Iriawan menyebut pola pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada saat proses pencoblosan Pilkada DKI pada Rabu, 19 April, akan melibatkan satu polisi, satu anggota TNI, dan dua Linmas (perlindungan masyarakat).

Dia mengimbau agar masyarakat yang tidak berkepentingan tidak usah berada di TPS meskipun berdalih untuk membantu pengamanan.

“Kita sampaikan ada perubahan pola pengamanan TPS yang ada di seluruh TPS DKI, nanti dari TPS akan dijaga satu polisi, satu TNI dan dua Linmas. Dimana ada 13.032 TPS, berarti ada dua puluh enam ribu lebih ditambah Linmas hampir 50 ribu lebih penjagaan TPS,” kata Iriawan saat memberikan sambutan dalam acara Silaturahmi dan Deklarasi Damai Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017 di Lapangan Silang Monunmen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (17/4).

Iriawan menyebut, pola pengaman tersebut untuk memberikan rasa aman bagi warga yang akan melakukan pemungutan suara tanpa ada rasa takut karena intimidasi dari pihak tertentu. Selain itu, hal tersebut juga sebagai wujud komitmen Polri dibantu TNI untuk menciptakan Jakarta aman.

“Semua agar terbebas dari perasaan terintimidasi terprovokasi terhadap pemilih maupun penyelenggara pilihan. Kami berkomitmen semua kami jaga cukup polisi TNI, ada Linmas, ada penyelenggaraan pemilu (KPU), ada pengawas pemilu (Bawaslu) yang lain untuk tidak ada di TPS kecuali yang akan melakukan pencoblosan suara,” tegas Kapolda

Iriawan juga berharap dengan adanya deklarasi damai dari masing-masing pasangan calon untuk menciptakan pilkada yang jujur, adil, aman, dan damai, juga bisa diikuti oleh tim sukses, pendukung, tim pemenang, dan khususnya warga DKI Jakarta untuk menciptakan pesta rakyat yang bermartabat.

“Saya sampaikan nanti siapapun yang akan menjadi pemenang atau terpilih menjadi gubernur kami berharap tidak euforia berlebih yang akan memancing terjadinya konflik,” pungkas Iriawan. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru