Monday, September 23, 2019
Home > Berita > AS dan Korea Selatan Tanggapi Keras Peluncuran Rudal Korea Utara

AS dan Korea Selatan Tanggapi Keras Peluncuran Rudal Korea Utara

Media Korea Utara menyiarkan foto ini Selasa (4/7). (Foto: KCNA/BBC News)

Media Korea Utara menyiarkan foto ini Selasa (4/7). (Foto: KCNA/BBC News)

Mimbar-Rakyat.com (Seoul) – AS dan Korea Selatan langsung menggelar latihan rudal balistik, sebagai tanggapan atas tindakan Korea Utara menguji rudal balastik yang mereka percaya bisa menjangkau Alaska. Sekutu melakukan latihan mengatasi rudal balistik di Laut Jepang, sebagai tanggapan keras atas tindakan Korea Utara.

Kedua sekutu, AS dan Korea Selatan menyatakan; Pengendalian diri dapat  “memisahkan gencatan senjata dan perang” dan bisa berubah setiap saat.  “Ini akan menjadi ‘kesalahan besar’ bagi Utara untuk berpikir sebaliknya,” kata mereka, seperti dikutip BBC News.

Cina dan Rusia juga telah mendesak Korut agar menghentikan program senjata dalam pertukaran untuk menghentikan latihan militer AS-Korea Selatan.

Peluncuran, yang terbaru dalam serangkaian tes oleh Korut bertentangan dengan larangan Dewan Keamanan PBB. AS bahkan telah meminta pertemuan darurat DK PBB guna membahas masalah tersebut. Sebuah sesi tertutup dari 15 anggota badan akan berlangsung Rabu.

Pyongyang mengklaim, Selasa lalu mereka telah berhasil menguji sebuah rudal balistik antarbenua (ICBM). Namun sebagian besar ahli percaya Utara belum memiliki nuklir dengan kemampuan jarak jauh.

Kedua Korea secara teknis masih dalam perang, karena Perang Korea 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata.

 

Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson menyebut langkah Korea Utara sebuah “eskalasi ancaman baru” dan menegaskan Washington “tidak akan pernah menerima Korea Utara yang bersenjata nuklir.”

Kantor berita KCNA mengutip pemimpin Kim Jong-un yang mengatakan,  tes (Selasa lalu) adalah “hadiah” bagi Amerika di hari kemerdekaan mereka. Laporan itu memperingatkan, kemungkinan tes dilakukan lagi.

Sebelumnya Pyongyang mengatakan, Hwasong-14 rudal balistik antarbenua (ICBM)—yang diujicobakan Selasa–telah mencapai ketinggian 2,802km (1.731 mil) dan 933 km terbang selama 39 menit sebelum memukul target di laut.

Korea Utara, menurut sumber di Pyongyang, sekarang memiliki “kekuatan nuklir penuh roket balistik antar-benua yang paling kuat mampu dan memukul setiap bagian dari dunia.”
Beberapa ahli percaya tes Selasa membuktikan Korut memiliki rudal yang bisa menempuh perjalanan ke seluruh dunia, bisa mencapai Alaska.

Fisikawan David Wright mengatakan itu artinya bisa mencapai jangkauan maksimum sekitar 6,700 km pada lintasan standar, sedangkan kementerian pertahanan Korea Selatan pada hari Rabu memperkirakan kisaran antara 7.000 dan 8,000 km.***(janet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru