Wednesday, July 17, 2019
Home > Berita > Daftar lengkap pemenang Anugerah Pulitzer 2018

Daftar lengkap pemenang Anugerah Pulitzer 2018

Anugerah seksi drama Pulitzer 2018. (backstage.com)

MIMBA-RAKYAT.com (New York) – Penghargaan yang dianggap tertinggi dalam bidang jurnalisme cetak di Amerika Serikat,  Anugerah Pulitzer, diumumkan Senin (16/4) waktu Amerika Serikat.

Sejumlah topik yang memenangi penghargaan antara lain kisah pelecehan di tempat kerja, pembangunan perbatasan AS-Meksiko, dan profil Dylan Roof,  yang dituduh membunuh beberapa orang di sebuah gereja di Charleston, S.C.

Anugerah Pulitzer ini juga diberikan untuk pencapaian dalam bidang sastra dan gubahan musik.  Tahun ini, rapper Kendrick Lamar menjadi musisi non-klasik atau jazz pertama yang memenangi penghargaan tersebut.

Berikut daftar lengkap pemenang Anugerah Pulitzer 2018, dilansir antaranews dari The New York Times.

1. Pelayanan publik: The New York Times, untuk pelaporan yang dipimpin oleh Jodi Kantor, Megan Twohey, Emily Steel dan Michael S. Schmidt; dan The New Yorker
Investigasi oleh The New York Times dan The New Yorker Ronan Farrow (30) yang mengungkap dugaan pelecehan seksual orang-orang kuat — termasuk di Hollywood, politik dan Silicon Valley.

Investigasi ini melaporkan tuduhan terhadap Bill O’Reilly, mantan pembawa acara Fox News, dan Harvey Weinstein, sang maestro film, yang kemudian memicu gerakan global #MeToo yang telah membuka percakapan baru tentang gender dan dinamika kekuasaan di tempat kerja.

2. Liputan Breaking News: Staf The Press Democrat, Santa Rosa, California
Seluruh staf di The Press Democrat membantu penyelamatan kebakaran hutan pada bulan Oktober yang meluluhlantahkan Santa Rosa dan sekitar Sonoma County.

Editor ekskutif surat kabar itu mengatakan beberapa wartawan dan fotografer koran mengevakuasi keluarga mereka bahkan saat mereka meliput kebakaran.

3. Liputan investigasi: Staf The Washington Post
The Washington Post menang atas laporan kerasnya terhadap kandidat Senat Partai Republik Roy S. Moore, termasuk kasus seksual terhadap gadis di bawah umur saat dia berusia 30-an.  Laporan yang dihasilkan membantu pemilihan khusus di Alabama, yang dimenangkan oleh lawan Moore dari Demokrat, Doug Jones.

4. Liputan penjelasan: Staf The Arizona Republic dan USA Today
Dua media tersebut dianugerahi hadiah untuk proyek multimedia yang berfokus pada “kesulitan dan konsekuensi yang tidak diinginkan dari memenuhi janji Presiden Trump untuk membangun dinding di sepanjang perbatasan Amerika Serikat dengan Meksiko,” kata komite Pulitzer.

Serangkaian liputan tersebut diperkuat dengan laporan digital, termasuk teks, video, podcast, dan bahkan virtual reality (VR).

5. Liputan lokal: Staf The Cincinnati Enquirer
Enquirer diakui untuk narasi multimedia selama tujuh hari untuk epidemi heroin di kota  Cincinnati, periode di mana 18 orang meninggal dan setidaknya 180 orang dilaporkan overdosis di seluruh area tersebut. Lebih dari 60 wartawan berkontribusi dalam laporan tersebut.

6. Liputan nasional: Staf The New York Times dan The Washington Post
Dua media tersebut  diakui karena laporan mereka tentang pengaruh Rusia dalam pemilu 2016, tim transisi Trump dan administrasi kepresidenan.

7. Liputan internasional: Clare Baldwin, Andrew R.C. Marshall dan Manuel Mogato dari Reuters
Tiga wartawan tersebut mendapat penghargaan atas liputan mereka di Filipina yang mengekspos “kampanye pembunuhan brutal” di belakang perang melawan narkoba oleh Presiden Rodrigo Duterte.

Melalui data kejahatan dan wawancara, para wartawan menantang tentang pembunuhan tersangka narkoba di negara tersebut. “Kami pada dasarnya menggunakan data polisi itu sendiri untuk membuktikan apa yang sebenarnya mereka lakukan,” kata Baldwin (34).

Dengan penghargaan ini dia berharap akan menarik lebih banyak perhatian pada pembunuhan yang sedang berlangsung.

8. Tulisan feature: Rachel Kaadzi Ghansah, reporter lepas, GQ
Tulisan profil Ghansah tentang Dylann Roof disebut “campuran unik dan kuat dari reportase, refleksi dan analisis orang pertama dari kekuatan sejarah dan budaya” di balik pembunuhan sembilan anggota paroki di Gereja Episkopal Methodist Emanuel Afrika pada bulan Juni 2015.

Ini merupakan Pulitzer pertama untuk majalah GQ. Ghansah (36) mengatakan bahwa awalnya dia berpikir karya-karyanya akan berpusat pada keluarga korban tetapi “rasanya tidak pantas untuk terus menyelidikinya sementara membiarkan Dylann Roof memiliki kesucian…”

9. Tulisan komentar: John Archibald dari Alabama Media Group, Birmingham, Ala.
Archibald (55) memenangkan penghargaan untuk “komentar liris dan berani” yang berfokus pada isu-isu di Alabama.

Dalam serangkaian kolom, ia juga bergumul dengan kampanye Senat gagal Roy S. Moore, yang dituduh melakukan pelanggaran seksual. “Meskipun itu hanya kemenangan kecil” untuk lawan Moore, Doug Jones, Archibald berkata, “itu adalah pesan kepada wanita bahwa ini tidak dapat ditoleransi lagi.”

10. Tulisan kritik: Jerry Saltz dari New York magazine
Saltz (67) memenangkan penghargaan atas “perspektif cerdik terhadap seni rupa di Amerika,” termasuk analisis dari arus bawah politik dalam Whitney Biennial di Whitney Museum of American Art dan pengaruh abadi Michelangelo, serta sebuah pandangan pada karirnya sendiri sebagai “seniman gagal.”

Ini adalah Pulitzer pertama untuk New York magazine.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru