Monday, August 19, 2019
Home > Berita > Cuaca berubah-ubah, Sean P17 di Austin

Cuaca berubah-ubah, Sean P17 di Austin

Sean Gelael melakoni FP1 Austin bersama Toro Rosso, Jumat waktu setempat. (jagonya ayam)

MIMBAR-RAKYAT.com (Austin) – Sean Gelael menempatkan diri di urutan ke-17 pada akhir  sesi FP1 Austin di Amerka Serikat, Jumat waktu setempat,  lebih cepat dari dua pebalap Sauber, Marcus Ericcson dan Charles Leclerc, sedangkan Lewis berada di urutan teratas.

Sesi pertama GP Amerika Serikat 2017 dibuka dengan kondisi lintasan yang basah dan semua pembalap memakai kompon intermediate di paruh awal ini.

Ketika acara itu berjalan 15 menit, beberapa pembalap termasuk Daniel Ricciardo dan wakil Indonesia, Sean Gelael, sempat mengalami insiden melintir saat memakai kompon intermediate eksperimental.

Ricciardo tergelincir setelah melewati kombinasi tikungan Esses sektor pertama. Pembalap   Australia itu, seperti dilansir motorsport.com,  nyaris menabrak pagar pembatas tapi lolos dari kerusakan berarti.

Sementara Sean, yang ‘meminjam’ mobil Toro Rosso STR12 milik Daniil Kvyat di FP1, kehilangan kendali setelah melewati tikungan ke-16 Circuit of The Americas.

“Kurangi penggunaan kerb, kurangi penggunaan kerb,” ucap teknisi balapnya di radio. Meski sempat melebar ke rerumputan, Gelael masih bisa melanjutkan sesinya. Beberapa menit kemudian, pembalap Force India, Esteban Ocon, juga melintir di bagian terakhir sirkuit.

Setelah 30 menit terlewati, Verstappen, memimpin dengan raihan waktu satu menit 47,922 detik. Tapi posisinya kemudian diambil alih Felipe Massa yang mencetak waktu 0,230 detik lebih cepat.

Sebastian Vettel menjadi pembalap pertama yang beralih ke kompon kering. Dengan kompon supersoft, pembalap Ferrari itu langsung naik ke posisi pertama. Meski terlihat harus berjuang mengendalikan mobilnya, Vettel mampu membukukan waktu 1 menit 45,960 detik – 1,732 detik lebih cepat dari Massa.

Pada paruh tengah sesi, beberapa pembalap melakukan perbaikan waktu. Salah satunya Ocon yang naik ke posisi enam, terpaut tiga detik lebih lambat dari Vettel tapi masih dengan kompon intermediate. Sementara Gelael berada di posisi ke-18 (1 menit 53,511 detik), satu posisi di bawah rekan setimnya, debutan Brendon Hartley.

Setelah sempat sepi dari aksi mobil-mobil F1, Ricciardo kembali turun ke lintasan, kali ini dengan kompon supersoft. Pembalap Australia itu mampu mencetak waktu yang lebih cepat dari Vettel untuk mengambil alih pimpinan sesi.

Kompon ultrasoft berwarna pink tampil untuk yang pertama kalinya pada pekan ini saat Hartley turun ke lintasan.

Dengan kompon terlunak, Hartley memperbaiki posisinya dari posisi ke-17 ke posisi dua dengan raihan yang terpaut 2,6 detik lebih lambat dari Ricciardo. Tapi posisi juara Le Mans 2017 itu melorot seiring perbaikan waktu yang juga dilakukan pembalap-pembalap lain.

Sean Gelael kembali turun ke lintasan dan juga mencoba kompon ultrasoft. Pada percobaan awalnya dengan ultrasoft, ia mencatatkan waktu 1,6 detik lebih lambat dari Hartley.

Hamilton menyodok

Di tengah-tengah evolusi trek, Hamilton berhasil naik ke posisi pertama setelah mencetak waktu 1 menit 36,935 detik. Sementara rekan setimnya, Valtteri Bottas, menempel 0,044 detik di lebih lambat.

Vettel menggeser Bottas untuk menempati posisi kedua, masih terpaut setengah detik lebih lambat dari rival terberatnya, Hamilton yang mampu mempertajam raihannya menjadi 1 menit 36,335 detik.

Sisa 15 menit terakhir, hujan kembali turun rintik-rintik. Waktu tercepat yang dicetak Hamilton bertahan hingga bendera finis dikibaskan. Vettel dan Bottas masing-masing berada di posisi kedua dan ketiga.

Verstappen menempati urutan keempat, unggul di depan Stoffel Vandoorne yang memakai kompon ultrasoft. Massa menjadi pembalap tercepat keenam, di depan Kimi Raikkonen, dan duo Force India, Ocon dan Sergio Perez.

Sementara Carlos Sainz Jr, pada penampilan perdananya bersama Renault melengkapi sepuluh pembalap tercepat.

Ricciardo yang sempat menempati posisi teratas harus mengakhiri sesi latihan pertamanya lebih awal dan berakhir di urutan ke-16.

Pada penampilannya yang ketiga di FP1 bersama Toro Rosso, Gelael menghuni urutan ke-17. Sempat kembali melintir di penghujung sesi, raihan waktu terbaiknya (1 menit 40,406 detik) terpaut 1,1 detik lebih lambat dari Hartley.

Charles Leclerc, yang baru saja merengkuh gelar juara Formula 2 2017, menyelesaikan sesi FP1 di urutan ke-19. Fernando Alonso menempati urutan paling buncit setelah hanya bisa melakukan empat putaran.  (ms/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru