Wednesday, May 22, 2019
Home > Berita > Cemburu Pada Gadis Remaja Tetangga, Satpam Kehilangan Nyawa Bacok Tangan Sediri

Cemburu Pada Gadis Remaja Tetangga, Satpam Kehilangan Nyawa Bacok Tangan Sediri

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT. Com (Tangerang) – Buyung Eduar, 45, seorang satpam diduga cemburu buta pada anak gadis tetangga, nekat membacok lengannya sendiri. Buyung kehilangan myawa meski sempat dirawat di rumah sakit.

Aksi nekat pria berstatus duda ini terjadi di kontrakan milik Empud, di Kampung Kebon Kelapa, Kelurahan Priuk Jaya, Kota Tangerang, Jumat (28/7) malam.

‎Belakangan diketahui, sebelum melukai lengan kirinya dengan pisau sangkur, Buyung terlibat cekcok mulut dengan tetangganya.

“Keterangan tetangga dan para saksi di lokasi itu dipicu api asmara. Korban diduga cemburu buta dengan gadis remaja anak tetangganya sendiri karena telah memiliki pacar,” kata Kapolsek Jatiuwung Kompol Budi Agung Laksono, Sabtu (29/7).

KRONOLOGI

Kapolsek Budi Agung Laksono meceritakan kronologi kejadian mengenaskan itu.

Menurut Kapolsek, kejadian bermula ketika Buyung datang ke rumah Fitri, gadis pujaan hatinya. Satpam di pabrik plastik itu tiba-tiba marah dan mencekik leher siswi SMP tersebut. Kejadian itu pun diketahui Dadang, ayah Fitri.

“Terjadilah cekcok mulut antara orangtua Fitri dengan Buyung. Sebab, Buyung dinilai tidak etis dan membuat anaknya shock. Buyung pun diusir dari rumah orangtua Fitri,” beber Agung.

Diduga cintanya tak terbalas, Buyung akhirnya keluar rumah Fitri. Pria asa Bengkulu itu terlihat menggerutu sembari masuk ke kontrakannya yang berada di depan rumah Fitri. Tak berselang lama, Buyung yang sudah 3 kali menduga itu keluar kontrakan sembari membawa pisau sangkur.

“Korban lalu berdiri di depan kontrakannya sembari marah-marah. Tanpa diduga Buyung malah membacok lengan kirinya hingga darahnya mengucur deras. Oleh warga kemudian dibawa ke rumah sakit,” terang Kapolsek Budi.

Setelah beberapa jam menjalani perawatan di rumah sakit. Nyawa lelaki 45 tahun ini tak tertolong. “Meninggal dunia karena kehabisan darah saat di RSUD Tangerang,” ucapnya. Kapolsek.

Mendapat laporan tersebut, kata Agung, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan. Sebanyak 5 orang saksi telah dimintai keterangan di Mapolsek Jatiuwung. “Dari keterangan para saksi aksi Buyung murni bunuh diri,” tukasnya.(joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru