Saturday, May 30, 2020
Home > Berita > Cegah Penyebaran COVID-19, UAE Tangguhkan Semua Penerbangan Penumpang

Cegah Penyebaran COVID-19, UAE Tangguhkan Semua Penerbangan Penumpang

Pesawat jet Emirat ketika mendarat di Bandara Internasional Dubai. (Foto Dumentasi Emirate Air/AP/Arab News)

Pesawat jet Emirat ketika mendarat di Bandara Internasional Dubai. (Foto Dumentasi Emirate Air/AP/Arab News)

mimbar-rakyat.com (Dubai) –  Uni Emirat Arab (UEA) sejak Senin (23/3) memutuskan menghentikan sementara semua penerbangan penumpang dan transit dalam upaya menyika wabah baru virus corona.

Pihak berwenang Emirat “telah memutuskan untuk menangguhkan semua penerbangan penumpang inbound dan outbound dan transit penumpang maskapai penerbangan di UEA selama dua minggu. Hal itu sebagai bagian dari tindakan pencegahan yang diambil untuk mengekang penyebaran COVID-19,” lapor kantor berita resmi negara, WAM, seperti dikutip dari Arab News.

Dikatakan keputusan – yang akan ditinjau dalam dua minggu – akan mulai berlaku dalam 48 jam. Namun: “Penerbangan kargo dan evakuasi darurat akan dibebaskan.”

UEA, yang bandara internasionalnya di Abu Dhabi dan Dubai merupakan pusat utama,  Jumat lalu mengumumkan dua kematian pertamanya akibat penyakit COVID-19, dan telah melaporkan lebih dari 150 kasus.

Pengumuman yang dikeluarkan Senin datang beberapa jam setelah Dubai carrier Emirates mengumumkan akan menunda semua penerbangan penumpang pada 25 Maret.

Namun raksasa penerbangan itu kemudian membalikkan keputusannya, dengan mengatakan “menerima permintaan dari pemerintah dan pelanggan untuk mendukung pemulangan wisatawan” dan akan terus mengoperasikan penerbangan penumpang ke 13 tujuan.

Pihak Emirates mengatakan akan terus terbang untuk pemulangan ke Inggris, Swiss, Hong Kong, Thailand, Malaysia, Filipina, Jepang, Singapura, Korea Selatan, Australia, Afrika Selatan, Amerika Serikat, dan Kanada.

“Kami terus mengawasi situasi dengan cermat, dan begitu keadaan memungkinkan, kami akan mengembalikan layanan kami,” kata ketua dan CEO maskapai itu, Sheikh Ahmed bin Saeed Al-Maktoum.

Negara-negara Teluk telah memberlakukan berbagai pembatasan untuk memerangi penyebaran pandemi coronavirus baru, khususnya di sektor transportasi udara.

UEA telah berhenti memberikan visa pada saat kedatangan dan melarang orang asing yang merupakan penduduk penetap berada di luar negara.***(edy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru