Sunday, December 15, 2019
Home > Berita > Cegah Calhaj Dehidrasi, Panitia Haji Bikin Gerakan Minum Bersama

Cegah Calhaj Dehidrasi, Panitia Haji Bikin Gerakan Minum Bersama

Antrean jemaah haji mengambil air zamzam. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Mekah) – Panitia musim haji tahun ini akan berupaya keras menjaga kesehatan jemaah dari kondisi dehidrasi. Salah satunya dengan membuat gerakan minum bersama para jemaah calon haji setelah mereka tiba di Mekkah, Arab Saudi.

Tim Dokter Jaga KKHI Daerah Kerja (Daker) Mekkah, Edy Ramdhani, mengatakan gerakan minum bersama akan diterapkan kepada jemaah calon haji Indonesia tiap dua hingga tiga jam. Dia berharap, gerakan ini dapat mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan kesehatan yang muncul akibat dehidrasi.

“Nanti di tiap kloter akan diberikan penguatan seperti itu sehingga dengan minum bersama konsumsi cairan benar-benat bisa diukur dan dilakukan,” katanya, Minggu (14/7).

Pihaknya melihat ada kecenderungan selama ini jemaah calon haji asal Indonesia kurang sadar untuk mengonsumsi cairan dalam jumlah cukup.

Padahal asupan cairan sangat diperlukan terlebih saat puncak musim haji tahun ini diperkirakan suhu panas ekstrem akan terjadi hingga lebih dari 50 derajat celsius.

Senada disampaikan Novita Silvana yang juga Tim Dokter Jaga KKHI Mekkah yang mengatakan gerakan minum bersama harus menjadi bagian tak terpisahkan dan disadari bersama oleh jemaah calon haji Indonesia.

“Jangan nunggu haus dan jangan takut sering kencing,” kata Novita.

Beberapa tips yang disampaikan oleh KKHI yakni jemaah harus mampu mengelola dan mengukur kemampuan diri serta mengatur dengan baik aktivitas fisiknya, terlebih mereka yang memiliki penyakit bawaan.

“Gunakan selalu alat pelindung diri seperti payung, topi, kacamata, dan sandal,” katanya.

Pihaknya juga menekankan pentingnya jemaah calon haji untuk selalu mengonsumsi buah dan sayur yang disediakan katering resmi bagi jemaah.

“Seringkali mereka tidak makan buahnya, mereka simpan dan akhirnya tidak terkonsumsi, padahal ini harus dimakan. Dan jangan lupa untuk konsumsi kurma,” katanya.

7.879 Calhaj Solo Tiba

Sebanyak 7.879 jemaah calon haji (calhaj) asal Embarkasi Solo, sudah tiba di Tanah Suci. Ribuan jemaah tersebut tergabung dalam 22 kelompok terbang (kloter). Mereka berasal dari Kabupaten Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, Klaten, Kota Solo, Boyolali, Temanggung, Kebumen, Gunung Kidul, Bantul dan Yogyakarta.

Kasubag Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Agus Widakdo, menyampaikan total jemaah yang masuk Asrama Haji Donohudan sebanyak 26 kloter atau 9.125 orang. Total yang diberangkatkan ke tanah suci sebanyak 23 kloter atau sebanyak 8.238 orang.

“Sampai hari ini total jemaah yang tiba di tanah suci sebanyak 22 kloter atau 7.879 orang,” ujar Agus, Minggu (14/7).

Agus mengatakan, total jemaah calhaj yang wafat sebanyak 2 orang. Sedangkan yang mengalami sakit sebanyak 4 orang, 2 orang dirawat di RSUD Moewardi, 2 orang menjalani observasi di Poliklinik Asrama.

Dua jemaah calhaj yang wafat adalah Sumiyatun Sowikromo Sutardjan (57), yang tergabung dalam kloter 2 asal Kabupaten Sukoharjo. Warga Desa Godog RT 02 RW 04, Kecamatan Polokarto itu meninggal dunia di pesawat, saat perjalanan menuju tanah suci.

Seorang jemaah yang wafat lainnya bernama Mudjahid Damanhuri Mangun Bin Damanhuri (73), warga Semenharjo RT 01 RW 05 Suruhkalang, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. Jemaah yang tergabung dalam kloter 4 tersebut meninggal di Rumah Sakit Arab Saudi King Fadh Madinah. (A/M/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru