Monday, December 16, 2019
Home > Hukum > Catatan Merah KPK Untuk Beberapa Calon Menteri

Catatan Merah KPK Untuk Beberapa Calon Menteri

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  menyatakan diantara nama menteri yang disodorkan Presien Jokowi ada yang terindikasi tidak bersih. KPK member catatan merah kepada beberapa calon yang dimintakan klarisfikasi .

KPK  sudah menyampaikan rekomendasi kepada Presiden Joko Widodo ihwal tingkat integritas dan potensi berlaku korup para calon menterinya kemarin.
Menurut Wakil Ketua KPK Zulkarnain, dari daftar nama diserahkan kembali kepada Jokowi kemarin malam memang ada yang mendapatkan penilaian buruk. Hal itu diketahui setelah KPK dan Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan menelusuri profil para calon pejabat itu.

“Yang berisiko tinggi kami anggap merah, yang kami anggap kurang kami beri warna kuning,” kata Wakil Ketua KPK, Zulkarnain, saat dihubungi awak media , Senin (20/10).

Meski demikian, lanjut Zulkarnain, KPK sengaja tidak memberi peringkat atau melakukan seleksi dan hanya memberi penjelasan ihwal latar 43 calon menteri itu. Sebab, keputusan terakhir ada di tangan Jokowi. Dia juga enggan menyebut siapa saja calon menteri ditengarai memiliki profil menyimpang itu.

“Kita enggak pakai istilah lolos enggak lolos, tapi memberikan masukan sesuai yang diminta,” ujar Zulkarnain.

Zulkarnain mengatakan, ada tiga indikator buat menilai kredibilitas dan integritas para calon menteri Jokowi. Antara lain keterkaitan mereka dengan perkara korupsi atau ada potensi korupsi. Kemudian, lanjut dia, para calon menteri itu juga ditelusuri tingkat ketaatannya terkait pencegahan korupsi, yakni melaporkan harta kekayaannya dan pemberian (gratifikasi) lainnya. Ketiga adalah adalah pengaduan masyarakat. Dia melanjutkan, penelusuran itu juga melibatkan para penyelidik dan penyidik.

“Kalau ada potensial suspect ya masuk. Kalau ada calon menteri yang begitu, dikasih warna merah,” sambung Zulkarnain.

Ketika diminta memaparkan inisial atau jumlah calon menteri Jokowi terindikasi korupsi, Zulkarnain enggan menjelaskannya. Menurut dia, hal itu sangatlah rahasia.

“Ya kita lihat nanti. Ini masih tertutup, saya enggak mau fokus kepada orang per orang,” lanjut Zulkarnain. (Ais)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru