Sunday, March 29, 2020
Home > Gaya Hidup & Kesehatan > Cara Mengatasi Serangan Rayap

Cara Mengatasi Serangan Rayap

koloni rayap

koloni rayap

MIMBAR-RAKYAT.com (Bogor) – Cara mengatasi serangan rayap yang baru ditemukan pakar rayap dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dodi Nandika dengan memberikan makanan yang mengandung bahan aktif Hexaflumuron.

Guru Besar dari Fakultas Kehutanan (Fahutan) IPB ini menyatakan, serangan rayap bisa diatasi dengan mengumpan makanan yang mengandung bahan aktif Hexaflumuron cukup efektif membasmi serangan rayap. Dari hasil riset yang dilakukannya, Dodi menyimpulkan bahwa umpan berbahan aktif  Hexaflurumon mampu menghilangkan koloni rayap tanah C. Curvgaiignathus dalam waktu empat minggu.

Hexaflumuron merupakan bahan kimia golongan Benzoylphenyl Urea. Bahan kimia ini mempunyai  daya racun rendah terhadap mamalia, beraroma tidak menyengat, bereaksi secara lambat dan tidak menyebabkan iritasi yang berat sehingga serangga tidak menolaknya.

Setelah memakan umpan Hexaflumuron dalam waktu tiga minggu , rayap menunjukkan gejala kematian. Hexaflumuron menghambat pembentukan khitin rayap pada saat rayap berganti kulit, sehingga kutikula rayap tidak dapat terbentuk dengan sempurna. Akibat selanjutnya adalah integumen rayap tidak dapat menjalankan fungsinya sebagai pelindung tubuh dan rayap mengalami dehidrasi

“Sekarang ini bahan aktif Hexaflumuron banyak dijumpai dalam bentuk kemasan dan sudah dicampur dengan bahan lain. Salah satu caranya dengan meneteskan Hexaflumuron pada tisu atau kayu kecil, nantinya rayap mati,” ujarnya  Jumat (13/3).

Menurut Prof Dr Dodi Nandika kerugian ekonomis akibat serangan hewan ini di tahun 1995 saja sudah mencapai  Rp 1,67 triliun. Pakar rayap ini pun memperkirakan, kini kerugian ekonomis di Indonesia akibat serangan rayap tersebut bisa mencapai Rp 2,8 triliun. Nilai kerugian akan semakin meningkat jika masalah ini dibiarkan berlarut.Kerugian ini cenderung meningkat karena ketersediaan jenis-jenis kayu yang awet makin langka.

Saat ini terdata sebanyak 200 jenis rayap tanah di Indonesia. Dari sebanyak itu, lima persennya menjadi musuh manusia. Di daerah tropis terutama di Indonesia, rayap tanah (coptotermes curvignathus holmgren) merupakan salah satu serangga yang paling banyak menimbulkan kerusakan pada kayu dan bangunan kayu.

Secara umum, rayap itu terbagi dua saja, ada rayap tanah dan rayap kayu kering. ” Serangan rayap bisa terjadi pada tanah dan kayu kering. “Khusus kayu kering kerap industri perkayuan mengalami serangan hewan ini, “ujar Dodi .(ais)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru