Tuesday, November 12, 2019
Home > Berita > Buruh Demo ke Istana, KSPI dan Prabowo Teken Kontrak Sepultura di Istora

Buruh Demo ke Istana, KSPI dan Prabowo Teken Kontrak Sepultura di Istora

Buruh menuju Istana Merdeka. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Ribuan buruh demo pada May Day (Hari Buruh Internasional, Selasa (1/5) di depan Istana Merdeka, Jakarta. Mereka datang berbaris tertib dan kondusif. Sementara KSPI dan Prabowo meneken kontrak Sepultura di Istora Senayan.

Barisan dibagi tiga. Barisan pertama membawa ‘tameng’ bertuliskan ‘revisi UU ASN 2018’. Barisan berikutnya ada rombongan tanjidor yang ikut meramaikan. Sedangkan dibarisan akhir, ribuan orang yang membawa spanduk, bendera Indonesia, bergerak beriringan.

Pasukan pengamanan ikut mengawal massa yang terus bergerak menuju Istana Negara. Lagu-lagu bertema perjuangan juga terus dilantunkan massa. Salah satunya adalah lagu ‘Gebyar-gebyar’ yang mengiringi perjuangan ribuan pekerja honorer ini.

Pekerja honor ini menuntut agar UU ASN (Aparatur Sipil Negara) tahun 2014 direvisi. Karena mereka menilai, undang-undang yang ada merugikan pekerja honorer. Mereka juga menuntut kesejahteraan dengan merevisi undang-undang ASN 2014 tersebut.

Semenatara Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) hari ini menyatakan sikap dukungan kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk menjadi Presiden RI pada 2019.

Riden Hatam Aziz, Ketua Panitia KSPI atau Sekjen Dewan Pimpinan Pusat FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia) mengatakan, ada 8.000 buruh dari KSPI wilayah Banten, DKI, dan Jawa Barat yang akan hadir di Istora Senayan, Jakarta Pusat untuk memberikan dukungan kepada Prabowo.

Menurutnya akan ada dua agenda yang akan dilaksanakan KSPI di Istora Senayan, pertama meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan tuntutan buruh yang mereka sebut Tritura plus. Yakni cabut PP 78 tentang pengupahan, turunkan harga beras dan listrik ya, menjaga ketahanan pangan, dan ketahanan energi.

Di Istora Senayan sendiri KSPI akan menyatakan sikap mendukung kandidat atau caleg yang berasal dari KSPI yang ikut kontestasi pada 2019. Kemudian akan melakukan deklarasi menyatakan sikap mendukung kepada salah satu kandidat Calon Presiden 2019.

“Kami sudah memutuskan di rapat kerja nasional kami tiga hari yang lalu di Grand Cempaka satu-satunya calon presiden yang siap menandatangani kontrak politik, apa yang diinginkan oleh buruh hanya Pak Prabowo Subianto, maka berdasarkan kontrak politik itulah kami menyatakan dukungan kepada Pak Prabowo Subianto,” kata Riden kepada wartawan.

Meski tidak menjelaskan secara rinci, namun Riden menyebut ada sepuluh tuntutan buruh yang menjadi kontrak politik Prabowo dengan KSPI yang mereka sebut Sepultura (Sepuluh Tuntutan Rakyat).

“Pak Prabowo siap mencabut PP 78 ketika beliau terpilih jadi presiden dan beliau sepakat akan mencabut Perpres nomor 20 tahun 2018, kedua transportasi buruh yang murah, ketiga kami minta perumahan buruh artinya tidak gratis tapi murah bisa dijangkau itu bagian-bagiannya sisanya nanti pak Prabowo yang bacakan,” kata dia.

Dia memastikan Prabowo hadir bersama beberapa tokoh politik lainnya untuk menandatangani kontrak politik Sepultura dengan KSPI.(joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru