Saturday, August 08, 2020
Home > Berita > Bupati Garut diminta pro aktif terhadap warga yang dideportasi

Bupati Garut diminta pro aktif terhadap warga yang dideportasi

H. Holil Aksan Umarzen. (yat)

MIMBAR-RAKYAT.com (Garut) – Adanya warga Garut dari Kecamatan Bayongbong yang dideportasi dari Istambul, Turki, mengundang berbagai reaksi.

Salah seorang bakal calon bupati Garut, H. Holil Aksan Umarzen, menyatakan Bupati Garut Ruddy Gunawan harus melakukan komunikasi langsung dengan ke-13 orang warga yang dideportasi.

“Bupati harus melakukan komunikasi langsung dengan mereka,” katanya Rabu.

Menurut Holil yang juga peserta konvensi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Partai Demokrat, Bupati tidak usah cuci tangan atau menunggu.

“Artinya, harus menunjukan keseriusan dalam menyikapi sekaligus berupaya mencari jalan terbaik bagi nasib mereka. Siapa pun mereka, tetap saja mereka merupakan warga Garut yang harus mendapat perlindungan hokum,” ungkap Holil.

Holil meminta agar bupati melakukan suatu terobosan, sehingga bisa mengadakan komunikasi langsung dengan mereka,.

Holil menambahkan, dari 13 yang dideportasi, salah seorang di antaranya masih duduk dibangku MTs.

Karenanya, sejumlah kalangan meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Garut pro aktif menyikapi permasalahan tersebut.

Bupati Garut Rudy Gunawan menegaskan, masalah deportasi menjadi kewenangan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Mabes Polri.

“Kita hanya memantau hasil pendalaman yang dilakukan Mabes Polri,” ujar Bupati Rudy melalui sambungan telpon, Rabu (3/5/2017).

Menurut Bupati, pihaknya bersama Polres dan Kodim 0611 Garut tentu saja melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat (Kemenlu).

Hal paling penting setelah mereka pulang, lanjut Rudy Gunawan, pihaknya lebih mewaspadai gerakan-gerakan di masyarakat yang menyimpang.  (Yat/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru