Wednesday, May 22, 2019
Home > Global > Budi Gunawan Jadi Wakapolri Sesuai Skenario Awal

Budi Gunawan Jadi Wakapolri Sesuai Skenario Awal

budi-gunawan

budi-gunawan

JAKARTA, KOMPAS.com – Komisaris Jenderal Budi Gunawan (rencana) dilantik sebagai wakil kepala Polri pada Rabu (22/4/2015) sore. Budi Gunawan jadi Wakapolri sesuai skenario awal Pelantikan akan berlangsung di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan.”Insya Allah, nanti sore. Belum tahu jamnya, nanti diatur,” kata Badrodin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu siang.

Budi Gunawan dilantik jadi Wakapolri sesuai skenario awal. Pertengahan Februari lalu ketika Budi Gunawan ditolak masyarakat untuk dilantik jadi Kapolri karena indikasi keterlibatan dengan korupsi sepertinya yang dituduhkan olek KPK.Perdebatan sengit antara partai pendukung dan Presiden Jokowi terjadi, sehingga tercapai kesepakatan seperti dilaksanakan saat ini.

Sidang Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi sudah digelar pada Jumat (17/4/2015). Namun, keputusan tentang penunjukan Budi Gunawan sebagai wakil kepala Polri baru didapatkan pada Selasa (21/4/2015).

Mimbar Rakyat pertengahan  Februari lalu telah mengungkap skenario dibalik pengangkatan Badroodin Haiti sebegai Plt Kapolri, menyusul batalnya dilantiknya Budi Gunawan.

Surat terkait penunjukan Budi Gunawan ini, kata dia, sudah dikirim ke Istana. Budi yang dianggap bermasalah karena sempat ditetapkan KPK sebagai tersangka, Badrodin mengatakan, semuanya sudah dipertimbangkan oleh Wanjakti.

KPK sebelumnya merasa memiliki cukup bukti bahwa Budi terlibat kasus dugaan korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji selama menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier Deputi Sumber Daya Manusia Polri periode 2003-2006 dan jabatan lainnya di kepolisian.

Namun, hakim PTUN Sarpin Rizaldi memutuskan bahwa penetapan tersangka Budi oleh KPK tidak sah. KPK juga dianggap tidak berwenang mengusut kasus itu.

Dampaknya, KPK melimpahkan perkara Budi ke Kejaksaan Agung. Namun, kejaksaan melimpahkan ke Polri.

Hingga saat ini, kepolisian belum melalukan gelar perkara bersama untuk memutuskan apakah kasus Budi akan dilanjutkan atau tidak.

Isu Baru: Budi Gunawan Disiapkan Jadi Wakapolri ( Mimbar Rakyat 19/2/2015)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) Komjen Budhi Gunawan belum tamat. Ia boleh saja batal jadi Kapolri. Nama baru calon Kapolri yang diusulkan Presiden Jokowi adalah Komjen Badrodin Haiti. Ternyata ada nama pelapisnya yang direncanakan akan menjadi wakilnya yakni Komjen Budhi Gunawan.

Itulah kompromi terakhir dan maksimal yang dicapai Presiden Jokowi dan kubu pendukungnya, KIH. Just rumor ? Tidak juga. Hanya perlu sedikit kejelian untuk membaca rencana ini.

Perdebatan keras terjadi di KIH pada hari terakhir sebelum diumumklan tgl 18/2 lalu. Ketum Nasdem Surya Paloh menerima opsi ini sepenuhnya. Namun Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri belum setuju. Mega masih bersikukuh dengan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri, sampai akhirnya Presiden Jokowi “nekat”mengumumkan Badrodin Haiti. sebagai Kapolri.

Ingat pidato Presiden Jokowi yang menyebut secara khusus nama Budhi Gunawan : “Saya memutuskan Saudara Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan untuk terus memberikan kontribusi terbaik untuk Kepolisian Republik Indonesia untuk makin profesional bekerja untuk rakyat. Kontribusi ini dapat dilakukan dalam posisi dan jabatan apa pun yang nanti diamanahkan kepadanya,” kata Jokowi dalam konferensi pers di Istana Negara, Rabu.

Ada sesuatu yang tersirat dalam pidato itu. Siratan itu amat jelas.

Menurut sumber dalam Partai NasDem, pada  pertemuan terakhir Surya Paloh dengan Presiden  sebelum keputusan itu diambil. Jokowi telah mendapatkan persetujuan dari Surya Paloh untuk mengajukan Komjen Badrodin Haiti jadi calon Kapolri baru, dengan syarat ada opsi ‘pengamannya’ yakni Komjen Budi Gunawan jadi Wakapolri.

Opsi itupun sejatinya tak diterima oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sehingga Jokowi perlu  menyebut akan ada posisi penting untuknya. Komjen Budi Gunawan pun  sudah legowo dengan keputusan itu. Sepertinya ia cukup cerdas untuk membaca “sasmita” yang tersirat ini.

Tentu saja kesepakatan tingkat tinggi tanpa diketahui oleh Badrodin sendiri. Karena dalam hal ini Badrodin bertindak hanya sebagai salah satu pion permainan politik yang sedang berlangsung.

Calon Kapolri Komjen Badrodin Haiti sendiri mengaku belum memikirkan apakah Komjen Budi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru