Tuesday, December 10, 2019
Home > Berita > Botram Ajang Promosi Warga Sunda di Qatar Catatan Boy Dharmawan

Botram Ajang Promosi Warga Sunda di Qatar Catatan Boy Dharmawan

Bodrab, pertemuan suku Sunda di padang pasir di Qatar.

MIMBAR-RAKYAT.com (Doha)Duta Besar RI untuk Qatar, Muhamad Basri Sidehabi, mengapresiasi peran dan kontribusi komunitas Sunda di Qatar dalam berbagai kegiatan yang mendukung misi ekonomi dan budaya KBRI Doha termasuk promosi makanan khas Sunda yang sangat digemari masyarakat manca negara di Qatar. 

 
Hal itu disampaikan melalui KUAI KBRI Doha, Zaenur Rofid ketika menyampaikan sambutannya pada silaturahmi komunitas Bayara Sunda Qatar (BSQ) di Dhukan yang diadakan pada 6-7 Mei 2016. 
Acara yang dinamakan Botram itu dihadiri sekitar 250  warga sambil berkemah di kawasan Dukhan Water Park, sebuah tempat wisata di kota Dukhan dengan nuansa padang pasir yang berjarak 100 km dari Doha.
 
Urang Sunda yang ikut botram berasal dari berbagai daerah di Qatar seperti Doha, Dhukan, Alkhor, Messaid dan Wakrah. Mereka menggunakan seragam baju pangsi dan iket di kepala.  Botram tidak hanya dijadikan ajang promosi kuliner, juga pomosi budaya dengan  pakaian khas Sunda.
 
Menurut Ketua BSQ, Ade Sanjaya, berdirinya organisasi suku Sunda ini guna meningkatkan tali silaturahmi antar warga Sunda di Qatar yang jumlahnya terbanyak dibanding suku lainnya dari komunitas Indonesia yang diperkirakan sekitar 40 ribu WNI.  
Botram merupakan ajang kegiatan sosial sebagai wujud partisipasi aktif komunitas Parahiyangan. Kegiatan ini pada akhirnya memberi dampak positif bagi jiwa sosial warga Sunda. Botram menyediakan berbagai permainan rakyat dan juga berbagai permainan anak-anak jaman dulu antara lain tarik tambang, bakiak, sepak bola mini, bola voli, main kelereng  mengambar, dan sendok. 
 
Dalam sambutannya, pejabat yang juga Pelaksana Fungsi Konsuler ini menyambut baik acara promosi sekaligus ajang silaturahmi guna mempererat tali persaudaraan sebagai sesama anggota BSQ. Organisasi urang Sunda ini merupakan salah satu dari 50 ormas Indonesia yang tergabung Persatuan Masyarakat Indonesia di Qatar (Permiqa) dipimpin Edwin Kurniawan.
Pada acara ini turut dipromosikan berbagai makanan khas Sunda. Salah satu sajian favorit pada acara botram Baraya Sunda di Qatar (BSQ) adalah karedok padang pasir Salah satu sajian favorit pada acara botram Baraya Sunda di Qatar (BSQ) adalah karedok padang pasir racikan Teh Iis. 
Bodrap di padang pasir Qatar.
Bodrap di padang pasir Qatar.
Keredok yang disajikan dibuat dari irisan mentimun, kol, kacang panjang dan sayuran mentah lainnya. Bumbu keredok ini, meski tidak selengkap menu biasanya jika di Indonesia, namun sungguh nikmat  dan bersih. Bumbunya sendiri berupa kuah kacang yang bisa dipilih tingkat kepedasannya. Untuk penyajiannya, kerupuk putih diletakkan di permukaan piring baru kemudian keredoknya ditempatkan di atasnya. Tak lupa daun kemangi jadi pemanis hidangan karedok.
 
Rasa keredok semakin nikmat dengan menyaksikan putihnya hamparan padang pasir di sekitar Dukhan dan luasnya hamparan lepas laut Teluk sejauh mata memandang pada sore hari menjelang malam. Pada malam hari lampu kelap-kelip gedung gedung pencakar langit Negara tetangga Bahrain, terlihat jelas dari sisi pantai Qatar. 
 
Dalam botram dihadirkan pula suasana kampung halaman. Terdengar alunan dengung kecapi suling. Selain keredok tentunya berbagai makanan Sunda yang turut disajikan ikan bakar dan goreng, pete, gulai, ikat teri dan berbagai sambal pedas. Sedangkan malam hari, acara kemah botram diramaikan dengan api ungun yang dilengkapi sajian ikan bakar dan barbeque kambing bumbu Maranggih ala Purwakarta.
 
KBRI Doha juga memanfaatkan kegiatan Pelayanan Kekonsuleran. Pelayanan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam melayani dan melindungi warganya yang berada di luar negeri.Warung Konsuler ini biasanya dilaksanakan pada akhir pekan, untuk memberikan kesempatan yang lebih leluasa kepada warga yang tidak bisa hadir di KBRI Doha pada waktu hari kerja.
Bodrap Sunda sembari makankaredok di padang pasir Qatar.
Bodrap Sunda sembari makankaredok di padang pasir Qatar.
 
Lokasi Pelayanan Konsuler adalah daerah kantung-kantung WNI Diaspora Indonesia seperti: Dukhan, Walkrah, Messaid, Al Khor. Ini merupakan bentuk jemput bola yang pelaksanaannya pada saat berbagai acara tertentu, seperti botram BSQ di  Dukhan. Warung konsuler ini juga bertujuan untuk mendata WNI yang berada di Qatar. Jenis pelayanan ini mencakup pengurusan paspor, legalisasi dokumen, calling visa dan lainnya.  (Boy Dharmawan adalah Pelaksana Fungsi Politik di KBRI Doha/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru