Tuesday, September 17, 2019
Home > Berita > Bosan Menduda, Bapak Dua Anak Gantung Diri di Dapur

Bosan Menduda, Bapak Dua Anak Gantung Diri di Dapur

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Serang) – Warga Kampung Pelawad Tegal, Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang yang sedang mempersiapkan untuk datang ke TPS untuk mencoblos pada Pilkada Banten digegerkan dengan peristiwa gantung diri yang dilakukan Rokiman, 36.

Jasad duda dua anak ini ditemukan menggantung di ruang dapur dengan leher terjerat kain sarung yang diikatkan pada balok atap rumah, Rabu (15/2).

Jasad pria yang diketahui bekerja sebagai sopir truk di Cigading, Kota Cilegon ini pertama kali ditemukan Umar, 14, ponakan korban yang tinggal bersebelahan.

Pada saat itu, Umar ingin membangunkan dan mengajak pamannya ini bersama-sama pergi ke TPS. Karena pintu rumah tidak terkunci, Umar langsung masuk rumah.

“Ketika di kamar tidak ditemui, Umar mencari ke ruang dapur dan melihat jasad korban dalam posisi menggantung di atap rumah,” ungkap Kepala Satuan Reskrim Polres Serang, AKP Gogo Galesung.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, malam sebelum ditemukan gantung diri, korban sempat menemui Sugianto, orangtua angkat yang tinggal bersebelahan dengan rumah korban. Kepada Sugianto ini, korban sempat bercerita ingin menjual rumah.

Namun dari secarik kertas wasiat yang ditemukan di kamar tidur, alasan menjual rumah karena korban sudah bercerai dan ingin pulang kampung.

Dari secarik surat wasiat itu, korban juga menyebut masih mencintai isterinya yang saat ini bekerja sebagai TKW di Arab Saudi.

“Uang hasil penjualan rumah itu akan dipergunakan untuk pulang kampung ke Banyumas serta untuk membiayai membesarkan kedua anaknya yang saat ini diasuh mertuanya,” terang Kasat didampingi Kanit Pidsus Iptu Samsul Fuad.

Setelah menceritakan keinginan menjual rumah kepada Sugianto, korban asal Banyumas ini langsung pulang ke rumah dan akhirnya ditemukan dalam kondisi gantung diri.

“Dari hasil identifikasi tidak ditemukan adanya tanda-tanda kejahatan. Namun untuk proses penyelidikan mayat kita larikan ke RSUD dr Drajat Prawiranegara di Kota Serang,” jelasnya. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru