Saturday, April 04, 2020
Home > Cerita > Berselancar Menantang Ombak Pantai Tanjung Setia, Digandrungi Wisatawan Mancanegara

Berselancar Menantang Ombak Pantai Tanjung Setia, Digandrungi Wisatawan Mancanegara

Ombak tinggi dan bergulung-gulung di Pantai Tanjung Setia, Lampung Barat, surga bagi peselancar.

Berselancar Menantang Ombak Pantai Tanjung Setia,
Digandrungi Wisatawan Mancanegara

MIMBAR RAKYAT.COM (Pariwisata) – Ombak yang menantang buat berselancar, ternyata bukan cuma di Hawaii, Amerika atau di Kuta, Bali. Ternyata, Provinsi Lampung juga mempunyai obyek wisata yang digandrungi wisatawan mancanegara.

Tempatnya di Pantai Tanjung Setia, Lampung Barat. Lokasi ini merupakan arena berselancar yang sangat menantang dan mengagumkan. Ratusan pelancong asing berdatangan.

Mereka betah berbulan-bulan karena lokasi Tanjung Setia masih alami ini. Menikmati suasana alam dan ombak tinggi yang bergulung-gulung.

Pantai Tanjung Setia tepatnya berada di Krui, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung, dekat denga perbatasan Provinsi Bengkulu dan Provinsi Sumatera Selatan.

Gelombang atau ombak Tanjung Setia, sudah jadi incaran para peselancar kawakan dari berbagai negara. Mereka datang silih berganti, karena Tanjung Setia cukup kondang di mata turis mancanegara, terutama dari Amerika, Eropa, dan Australia.

Meski untuk sampai ke lokasi ini harus melewati Taman Nasional Bukit Barisan (TNBB) yang masih banyak hewan liar dan rimbunnya pepohonan di kanan dan kiri jalan, tapi tempat wisata satu ini memang sangat menarik.

Akses ke Pantai Tanjung Setia di Krui, Lampung Barat itu tidak begitu sulit. Dari Bandara Radin Intan, Bandarlampung cukup merental mobil dengan harga dipatok Rp800 ribu sampai di Tanjung Setia dengan memakan waktu tempuh 5 jam. Satu mobil bisa diisi 10 orang.

Sesampai di lokasi, sambutan gelombang laut terlihat begitu indah dan cottage-cottage yang terlihat rapi dan masih alami dengan paduan bebatuan dan kayu sebagai bahan bangunannya.

Setiap menghadapi liburan panjang atau akhir tahun, akan terlihat kesibukan di Bandara Radin Intan. Para turis mancanegara sibuk dengan papan selancar yang mereka bawa untuk dimasukkan ke dalam bagasi mobil rental yang sudah siap menunggu dan mengantar mereka ke Tanjung Setia.

DAMAR MATA KUCING
Pelancong asing menyukai Tanjung Setia, karena alamnya asri dan masih asli dengan rimbunnya hutan dan tingginya deburan ombak. Di Pantai Tanjung Setia, terlihat para guide sudah menanti para wisatawan asing dengan harga bandrol Rp30 ribu.

Di sepanjang jalan menuju lokasi, terlihat rimbunnya pepohonan yang tinggi, yakni pohon Damar Mata Kucing, merupakan perkebunan yang unik karena hanya ada di daerah Krui, Lampung Barat.

Krui ini terkenal sebagai daerah penghasil Damar Mata Kucing terbesar di Indonesia dengan kualitas terbaik.

Pantai Tanjung Setia disukai dan sangat dikenal dengan ketinggian ombaknya tidak kalah dengan Hawaii dan Bali. Panjang ombaknya bergulung sampai 200 meter, berwarna kemilau di siang hari.

Selain itu, pantai yang berada di sebuah teluk kecil, selain menjadi tempat untuk berselancar, juga sebagai tempat berkemah, apalagi ada cottage yang representatif bahkan alami. Bangunan cottage itu menyatu dengan alam dengan harga yang relatif murah. Cukup merogoh kocek Rp100 ribu semalam.

MENGHADAP SAMUDERA
Tanjung Setia masuk wilayah Desa Bumiagung, Kecamatan Pesisir Selatan, jaraknya hanya sekitar 22 km dari Krui, ibukota Kabupaten Lampung Barat.

Pantai ini dijuluki mutiara terpendam. Ombak di Tanjung Setia ini langsung menghadap ke Samudera Hindia. Deburan ombaknya tidak kalah dengan yang ada Hawaii, Bali, dan Nias.

Selain itu, kondisi pasir pantai yang halus, putih bak mutiara, kebersihan pantai masih terjaga, serta gugusan terumbu karang yang benar-benar masih alami.

Umumnya mereka mengetahui keberadaan pantai tersebut dari internet dan dari rekan-rekan mereka yang pernah mengunjungi Tanjung Setia.

Wisatawan manacanegara sangat suka dengan suasana yang masih alami dan tenang.

“Mereka ke sini benar-benar untuk liburan, jadi sebisa mungkin tidak mau diganggu. Nah, Tanjung Setia ini tempat yang tepat menurut mereka,” ungkap salah seorang guide di Tanjung Setia.

MERAUP DOLAR
Bisnis wisata sport, khususnya surfing (selancar) cepat sekali berkembang di Krui, Lampung Barat. Menurut pemerhati pariwisata Lampung Barat, Guntur Supriyadi mengistilahkan, bisnis ini ajang meraup dolar. Artinya, dengan banyaknya orang asing yang datang bermain selancar, maka dolar berdatangan.

Menurut Guntur, bisnis selancar di Krui tergantung dari ombak, istilahnya bisnis ‘jual’ ombak. Karena ombak bagus hanya 6 bulan. Sedangkan 6 bulan berikutnya musim barat tidak bisa berselancar.

“Perkembangan hotel, penginapan, cottage tumbuh pesat. Dulu di tahun 2004 hanya 3 penginapan, sekarang telah tumbuh puluhan penginapan,” kata Guntur yang sudah bebarapa tahun terjun di bisnis wisata ini.

Sebenarnya banyak tempat untuk bermain surfing di Krui, Lampung Barat, seperti Pantai Way Jambu, Tree Sister, Mendiri, tapi jantungnya tentu Pantai Tanjung Setia. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru