Saturday, August 08, 2020
Home > Politik > Berbalas Pantun ala Prabowo

Berbalas Pantun ala Prabowo

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto adalah calon presiden yang tercatat paling agresif menyerang lawan politiknya dalam setiap kampanyenya.

Tetapi yang paling sering mendapat serangan adalah calon dari Partai Demokrasi Perjuangan, Jokowi. Apakah ini sebagai kelanjutan kejengkelan Prabowo yang merasa dikhianati Megawati, ketua umum PDIP, atau karena Jokowi dianggap pesaing terberat, dua duamya mungkin.

 Prabowo membuka dokumen perjanjian dengan Megawati pada tahun 2009 bahwa tahun pemilihan 2014 Megawati akan mndukung Prabowo. Tetapi ternyata Mega menjagokan Jokowi. Atas kenyetaan ini Prabowo dalam perbagai kesempatan mengatakan bahwa ada pemimpin berbohong, berkhianat.

Jokowi dalam suatu kesempatan menghimbau bahwa sebaiknya sesama pemimpin tidak saling menjelekkan apalagi dengan cara yang kurang santun,. meminta agar lawan politiknya bersaing secara santun dengan tidak saling ejek maupun menyerang. Jokowi mengajak para pesaingnya beradu gagasan atas persoalan di Indonesia.

Jokowi mengatakan, salah satu serangan yang ditujukan kepadanya adalah ketika ia dituding berbohong karena tidak memenuhi janji menuntaskan tugas gubernur selama lima tahun. Jokowi menganggap tudingan itu sebagai hal yang biasa.

 Prabowo kembali menyindir kepada pesaingnya pada Pemilu 2014. Sindiran ini disampaikan ketika memberika orasi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (23/3/2014).

“Ada seorang tokoh politik yang bikin pernyataan . Dia mengatakan jangan saling menjelek-jelekkan. “Saya setuju menjelek-jelekkan orang itu tidak baik,” kata Prabowo.

Prabowo mengatakan, orang tersebut telah mengajarkan berpolitik santun kepada kita. Menanggapi hal tersebut, mantan Danjen Kopassus ini mengatakan, hal itu aneh sehingga akhirnya dirinya membuatkan sebuah sajak yang ia beri judul “Asal Santun”.

“Inilah sajak saya menjawab orang itu,” ujarnya kepada para pendukungnya.
Boleh bohong asal santun
Boleh mencuri asal santun
Boleh korupsi asal santun
Boleh khianat asal santun 
Boleh ingkar janji asal santun
Boleh jual negeri asal santun
Boleh menyerahkan kedaulatan negara kepada asing asal santun
Bingung

 Kampanye Gerindra di Stadion Bung Karno Senayan ditandai dengan kehadiran Ketua Umum PPP Suryadharma Ali, yang membuat Prabowo bingung.

Kendati demikian, ia mengapresiasi kedatangan pucuk pimpinan partai berlambang Ka’bah itu. “Hari ini, saya melihat ada perkembangan yang tidak lazim. Ada suatu kelainan yaitu kampanye Partai Gerindra dihadiri Ketua Umum PPP,” kata Prabowo Minggu.(Ais)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru