Friday, December 13, 2019
Home > Berita > Bentrokan Belasan Pemuda Dua Kampung, Nyawa Melayang Dikepung dan Diteriaki Maling

Bentrokan Belasan Pemuda Dua Kampung, Nyawa Melayang Dikepung dan Diteriaki Maling

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.COM (Bandung) – Bentrokan belasan pemuda dua kampung di Rancabolang, Gedebage, Kota Bandung, merenggut nyawa. Imam Iskandar, 35, tewas akibat dihakimi massa setelah dikepung dan disiksa ramai-ramai setelah diteriaki maling.

Korban luka bacokan di kepala dan lengan. Polisi masih memburu belasan pelaku.

“Kami mengevakuasi jasad korban ke RS Polri untuk otopsi,“ kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus, kemarin.

Dijelaskan, bentrokan massal pemuda asal Rancabolang dan Cisaranten Kidul, Kota Bandung sekitar pukul 02:00. Awalnya, korban Iskandar dan kawan-kawanya dipimpin Riza Faisal, ke rumah Ateng dan Erwin di Rancabolang, dengan maksud ingin mendamaikan permasalahan antara keduanya saat permainan futsal pada Sabtu (5/11).

Di luar dugaan, ketika rombongan tiba di lokasi kejadian, belasan pemuda itu pun bukannya menerima dengan baik rombongan Imam, melainkan langsung mengeroyoknya.

“Belasan pria dari dua kampung bentrok di lokasi kejadian, Ketika perkelahian sengit berlangsung, beberapa pria setempat berteriak maling. Karuan saja, pria setempat berdatangan kemudian ramai-ramai mengepung pemuda Cisaranten.

“Sebagian pemuda berhasil menyelamatkan diri dan korban ditangkap kemudian dianiaya hingga tewas,“ kata Yusri.

Petugas Polsek Cinambo sudah memeriksa beberapa saksi dan mengamankan beberapa alat bukti. “Erwin dan Ateng masih diburu. Kedua pria diduga otak perkelahian massal yang menelan korban jiwa,“ tambah Yusri. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru