Monday, December 16, 2019
Home > Berita > Bawa Payung, Ramalan BMKG Kawasan Istana Hujan 4 November

Bawa Payung, Ramalan BMKG Kawasan Istana Hujan 4 November

Memutih..memutih lagi. (livenewspapertv)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta)  – Para peserta demo kelihatannya harus menyiapkan payung, karena Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di kawasan Istana Presiden dan sekitarnya akan hujan saat aksi unjuk rasa Jumat 4 November 2016.

“Pagi hari cuaca berawan dan berpotensi hujan ringan, begitu juga siang dan sore masih berawan serta potensi hujan ringan hingga sedang,” kata Humas BMKG Hary T Djatmiko di Jakarta, Kamis.

Cuaca serupa juga masih berlanjut hingga malam hari dengan potensi hujan ringan namun dini hari pada umumnya berawan.

BMKG mencatat suhu udara mencapai 23 hingga 33 derajat Celcius dengan kelembaban antara 70-96 persen dan angin bertiup dari Selatan – Barat dengan kecepatan 05 – 25 km/jam.

Secara umum cuaca wilayah Jakarta dan sekitarnya pada pagi hari berawan dan berpotensi hujan ringan di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Bogor dan Bekasi

Antara siang dan sore hari berpotensi hujan sedang hingga lebat di Tangerang, Jakarta Selatan, Depok, Bekasi dan Bogor, sedangkan potensi hujan ringan hingga sedang di Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Sedangkan malam hari cuaca berawan dan potensi hujan ringan di Tangerang, Depok, Bogor, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Kepulauan Seribu, sedangkan potensi hujan ringan-sedang di Bekasi.

Beberapa organisasi kemasyarakatan Islam pada 4 November mendatang berencana melakukan unjuk rasa di Jakarta terkait dugaan penistaan agama.

Ahok ke Bareskrim Senin
Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok akan memenuhi panggilan Bareskrim Polri Senin pekan depan (7/11) untuk diperiksa dalam kaitannya dengan kasus dugaan penistaan agama.

“Kita akan datang Senin. Mungkin pagi. Tapi saya pasti datang. Warga negara yang baik kalau dipanggil pasti datang,” ujar Ahok usai kunjungan ke warga Pejaten Timur, Jakarta Selatan, Kamis.

Ahok mengatakan meski dia belum menerima surat panggilan dari Bareskrim, ia sudah mengetahui jadwal panggilan yang mengagendakan pemeriksaan dan memberikan keterangan.

Pemuda Muhammadiyah yang mengatasnamakan Forum Anti Penistaan Agama (FUPA) – seperti halnya berbagai komponen masyarakat lainnya – melaporkan Ahok ke Polda Metro Jaya menyangkut dugaan tindak pidana penistaan agama.

FUPA terdiri atas Ikatan Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (IKA UMSU) se-Jabodetabek, Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah se-Nusantara (Kauman), dan Lembaga Advoksi Konsumen Muslim Indonesia (LAKMI).

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/4858/X/2016/PMJ/Dit.Reskrimum, Ahok dituduh melanggar Pasal 156 Ayat a KUHP tentang penistaan agama.

Kasus bermula saat potongan video Ahok berbicara di hadapan warga Kepulauan Seribu yang beredar viral di media sosial ketika dia menyebut ada pihak-pihak yang melarang untuk memilih pemimpin non-muslim dengan memakai ayat suci Alquran.

Ahok sendiri telah menegaskan dia tidak menghina Alquran saat berdialog dengan warga Kepulauan Seribu itu. Walaupun begitu, dia telah meminta maaf sebanyak dua kali atas ucapannya itu.

Ahok menduga ada pihak tertentu yang sengaja menggulirkan isu SARA untuk menyerang dia terkait sebagai petahana Gubernur DKI pada Pilkada tahun mendatang.

Sementara jawapost.com memberitakan,  Ahok mendapat penolakan warga di kompleks Pasar Rawa Belong, Kelurahan Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Awalnya, pria yang karib disapa Ahok itu turun di depan pasar dan langsung disambut warga untuk salaman dan foto bersama.

Setelahnya, Ahok blusukan masuk ke kawasan pemukiman warga. Sekira 10 menit blusukan, tiba-tiba sekelompok massa berlarian menuju tempat gubernur nonaktif itu berdiri.

Dari pantauan jawapos, puluhan massa itu berteriak sambil berseru menolak kedatangan eks Bupati Belitung Timur itu.

“Ngapain kamu di sini woi! Usir Ahok,” teriak beberapa demonstran yang didominasi pemuda itu, Rabu (2/11).  (AN/KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru