Sunday, September 22, 2019
Home > Berita > Banjir di Banggai Sulteng Parah, Renggut Nyawa, Warga Gotong Kambing Terobos Arus

Banjir di Banggai Sulteng Parah, Renggut Nyawa, Warga Gotong Kambing Terobos Arus

Banjir di Banggai. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Banggai) – Banjir masih parah. Kini sudah 10 desa di tiga kecamatan di Banggai, Sulawesi Tengah yang tergenang air akibat curah hujan tinggi sejak Senin (15/7).

Petugas BPBD Sulawesi Tengah, Jumat (19/7) merinci, 10 desa terdampak itu ada di Kecamatan Moilong (5 desa), Toili (4 desa), dan Toili Barat (1 desa).

Akibat banjir tersebut, setidaknya 1.450 kepala keluarga terdampak harus mengungsi. Bahkan warga selain menyelamatkan keluarga, juga menyelamatkan hewan ternak seperti kambing. Warga terpaksa menggotongnya menerobos banjir.

Selain itu banjir tersebut mengakibatkan dua jembatan rusak di mana salah satunya rusak berat sehingga tak bisa dilewati kendaraan.

“Kondisi hujan sudah mulai reda namun air masih menggenangi beberapa perumahan,” kata petugas BPBD, Jumat (19/7).

Warga terdampak banjir di tiga kecamatan Banggai itu bertahan di pengungsian hingga malam tadi. Mereka bertahan di sana karena ketinggian air yang masih menggenangi lingkungan tempat tinggal mereka.

Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) Banser Toili Eko Sukma Wijaya mengatakan ketinggian air bervariasi tergantung dari tinggi rendahnya daratan.

“Ketinggian air ada yang sampai dua meter,” katanya. Eko mengatakan sejumlah anggotanya di wilayah itu diterjunkan ke lapangan untuk membantu evakuasi korban dan harta benda yang berharga.

Dia menjelaskan banjir yang melanda puluhan desa di tiga kecamatan tersebut mengakibatkan ratusan hektare sawah tertutup banjir, seperti di Kecamatan Toili diperkirakan mencapai 150 hektare.

Selain itu pepohonan juga banyak yang tumbang, jembatan ambrol dan jalan raya putus karena tertutup air yang mengalir deras.

BPBD Sulteng, sejauh ini terdata satu korban tewas karena banjir di kawasan Banggai tersebut. Korban tewas itu Wagini, 29, karena terseret derasnya arus air di area banjir Desa Bumiharjo, Kecamatan Moilong. (A/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru