Monday, September 23, 2019
Home > Berita > Banjir Bandang di Sentani Papua, 50 Orang Tewas dan 59 Luka

Banjir Bandang di Sentani Papua, 50 Orang Tewas dan 59 Luka

Warga Sentani, Jayapura mengungsi akibat banjir bandang. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jayapura) – Sebanyak 50 orang tewas akibat banjir bandang di Sentani, Papua hingga Minggu, (17/3/2019) siang. Selain itu 59 orang luka.

Tim SAR gabungan terus melakukan evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. Jumlah korban terus bertambah.

Data tersebut diupdate pukul 10:15 WIB hari ini. Ada 38 jenasah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Papua, 7 jenasah di RS Marthin Indey, dan 5 jenasah di RS Yowari. Sebanyak 49 korban sudah berhasil diidentifikasi sedangkan 1 jenasah masih dalam proses identifikasi.

Ada 59 orang luka-luka yang dirujuk ke PKM Sentani, RS Bhayangkara dan RS Yowari. Dinas Kesehatan Jayapura dan Dinas Kesehatan Papua mengkoordinir penanganan tim medis bagi korban.

“Evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban diintensifkan untuk mencari korban. Tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi dan belum semua daerah terdampak dijangkau karena tertutup pohon, batu, lumpur dan material banjir banjir bandang,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Minggu siang.

Kepala BNPB telah melaporkan kepada Presiden dampak bencana dan penanganan bencana banjir bandang. Kepala BNPB bersama unsur dari Kementerian/Lembaga hari ini berangkat ke Sentani untuk memberikan pendampingan dan bantuan kepada Pemda Jayapura dan Papua.

Kepala BPBD Kabupaten Jayapura, Sumartono mencatat awalnya 42 orang meninggal dunia dan puluhan korban lainnya menderita luka-luka dan terus meningkat. Kawasan terparah berada di sekitar Sentani dan Doyo.

Untuk meringankan beban para korban banjir pihaknya sudah memberikan makanan siap santap. Makanan siap santap itu diberikan kepada masyarakat yang mengungsi di kawasan perkantoran Bupati Jayapura di gunung merah dan beberapa lokasi lainnya, ujarnya.

Banjir bandang yang melanda sembilan distrik di Kabupaten Jayapura akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu sejak Sabtu (16/3/2019) malam. (S/A/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru