Sunday, November 17, 2019
Home > Berita > Bandung semakin dingin, mencapai 15 derajat Celcius

Bandung semakin dingin, mencapai 15 derajat Celcius

Bandung semakin dingin, sudah mencapai 16 derajat selsius. (cianjur.pojoksatu.id)

MIMBAR-RAKYAT.com (Bandung) – Bandung dan sekitarnya semakin dingin beberapa hari belakangan ini dan BMKG memprakirakan suhu udara minimum bisa mencapai 15 derajat Celsius.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Klas I Bandung, Tony Agus Wijaya, mengatakan, suhu minimun mencapai 16 derajat celsius dan suhu maksimum mencapai 31 derajat celsius.

Suhu tersebut merata dirasakan di seluruh wilayah Kota Bandung yakni di Bandung Timur, Utara, Tengah, Barat dan Bandung Selatan.

Tony mengatakan Senin, cuaca Kota Bandung pada pagi, siang, malam hingga dini hari nanti akan cerah hingga cerah berawan dengan kecepatan dari arah tenggara mencapai lima hingga 16 derajat celsius.

BMKG,  tambah Tony, juga mengeluarkan peringatan dini untuk mewaspadai gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Barat.

“Prakiraan tinggi gelombang di perairan Jawa Barat, hari ini ialah sebagai berikut untuk perairan utara Jawa Barat 0,50 meter hingga 0,75 meter. Kemudian untuk perairan Selatan Jawa Barat 2,50 meter hingga 4,00 meter,”  katanya.

 

Dari Sukabumi diberitakan, BMKG menjelaskan penurunan suhu udara di Jawa Barat yang mencapai 16 derajat celcius beberapa hari terakhir ini dipengaruhi musim di Australia.

“Walaupun saat ini wilayah Jabar sudah masuk musim kemarau tetapi suhu udaranya malah turun bahkan dingin. Cuaca seperti ini merupakan fenomena umum, di mana karakteristik suhu udara di periode musim kemarau (Juni-September) relatif lebih rendah. Hal ini karena disebabkan adanya angin pasat tenggara atau timur yang bertiup dari Benua Australia,” kata Peneliti Cuaca dan Iklim BMKG Provinsi Jabar Muhamad Iid Mujtahdiddin dalam siaran pers, Sabtu.

Menurutnya, suhu pada sore menjelang malam hingga pagi saat ini relatif dingin, bahkan sebagian warga ini merupakan fenomena baru. Namun pada siang hari cuaca malah panas karena sedikitnya pembentukan awan-awan hujan.

Dari pantauannya, saat kemarau sudah mulai terjadi Indonesia khususnya Jabar, namun di wilayah Benua Australia sedang musim dingin yang puncaknya diprakirakan akan terjadi pada Juli, Agustus hingga September.

Pantauan suhu dari alat pengukur pada Juli ini, suhu terendah mencapai 16,4 derajat celcius seperti yang terjadi pada Jumat, (6/7) dengan kondisi kelembaban yang relatif rendah berada pada nilai 38 persen.

“Kondisi cukup kering sehingga berpeluang tidak terjadi pembentuan awan hujan. Sehingga hujan diperkirakan tidak akan turun dalam beberapa waktu ke depan,” tambahnya.

Di sisi lain, Iid mengatakan selama periode 40 tahun terakhir ini suhu udara di Bandung yang pernah 11,2 derajat celcius pada Agustus 1987, sedangkan suhu udara maksimum terjadi pada April 2011 yakni 36 derajat celcius.  (An/Kb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru