Monday, September 23, 2019
Home > Berita > Bandar Ditembak Mati, BNN Sita 32 Kilogram Shabu, Diselundupkan dari Malaysia

Bandar Ditembak Mati, BNN Sita 32 Kilogram Shabu, Diselundupkan dari Malaysia

Shabu 32 kilogram dari Malaysia yang disita BNN di Medan. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Medan) – Penyelundupan 32 kg shabu berasal dari Malaysia dan dikirim melalui jalur laut ke Aceh dengan tujuan Medan berhasil diungkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat.

Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol Arman Depari membenarkan pihaknya menyita 32 kg narkoba jenis sabu dalam pengungkapan yang dilakukan di Medan pada Minggu (19/2).

“Penangkapan tersebut dilakukan setelah adanya informasi dari Polis Diraja Malaysia,” katanya kepada wartawan di Jalan Merpati, Gang Mushola, Medan, Senin (20/2) sore.

Mendapat informasi tersebut, petugas BNN bekerjasama dengan pihak Ditjen Bea dan Cukai langsung melakukan penyelidikan serta menemukan kendaraan yang digunakan untuk mengangkut sabu tersebut di seputaran daerah Pondok Kelapa, Medan.

Kemudian, di Jalan Gagak Hitam, dua orang dalam mobil pickup tersebut diduga menyadari telah diikuti petugas yang kemudian mereka menambah laju kendaraannya.

Melihat hal tersebut, petugas terus melakukan pengejaran hingga ke jalur lingkar luar Medan. Tepat ketika di traffic light simpang Ring Road Setia Budi, mobil pickup berhenti.

Petugas yang mengikutinya langsung memutuskan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan itu. Namun, mobil pickup tersebut justru melaju kencang mencoba untuk meloloskan diri.

“Petugas memberikan peringatan tembakan ke udara ketika mereka mencoba melarikan diri. Karena tidak diindahkan akhirnya petugas menembak ke arah badan kendaraan. Mobil pickup tersebut akhirnya berhenti karena menabrak pohon pembatas jalan. Satu orang di dalam mengalami luka tembak,”ungkap Arman.

Diketahui, mobil pickup tersebut dikendarai oleh Ananda Bagus,29, warga Dusun Titi Belanga, Desa Sei Bamban, Kecamatan Batang Serangan, Langkat, Sumut. Ananda ditembak saat mencoba kabur dari sergapan petugas.

Dalam mobil pickup tersebut petugas menemukan sekitar 26 kg sabu yang dibungkus dengan plastik dan kemasan warna kuning keemasan yang dimasukan dalam dua tas hitam.

“Pada saat itu Ananda tertembak di bagian dada dan di bawah ketiak yang kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan. Tersangka akhirnya meninggal,” jelas Arman.

Petugas mengembangkan kasus dan menangkap tersangka Benny Pasaribu,37, warga Kelambir V, Sunggal, Deli Serdang.

“Tersangka Benny ditangkap di rumah kosnya di Jalan Merpati, Gang Mushola, Sei Kambing, Medan. Petugas mengamankan 6 kg shabu. Jadi total sabu yang diamankan sebanyak 32 kg. Selain itu ditemukan uang tunai Rp 45 juta yang diduga hasil penjualan narkotika,” tutupnya. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru