Friday, November 22, 2019
Home > Cerita > Bagaimana Puasa Anda Sepekan Ini?

Bagaimana Puasa Anda Sepekan Ini?

Selamat Puasa Ramadan

Selamat Puasa Ramadan

Bagi orang dewasa yang terbiasa melakukan puasa, tentu tidak ada masalah berarti. Menahan diri dari lapar dan haus  bukanlah hal istimewa, bahkan mungkin tidak perlu effort luar biasa. Banyak sekali orang Indonesia yang terbiasa puasa Senin-Kamis, dengan berbagai tujuan. Baik agar lebih sabar dan terbiasa prihatin, juga untuk tujuan-tujuan khusus.

Maka puasa Ramadan yang memiliki kelebihan dari banyak sisi, pastilah lebih mudah dilakukan. Dalam diri kita besar sekali dorongan untuk berpuasa sebab dengan status berpuasa, Anda bagaikan Raja Midas, yang menyentuh apapun menjadi emas. Semua tindakan kita menjadi pahala, bahkan niat sekalipun.
Ya puasa di bulan penuh berkah ini memberikan support khusus.  Di bulan inilah apa-apa yang biasa kita kerjakan mendapat pahala berlipat ganda, puluhan kali. Di bulan inilah ibadan sunnah diganjar sebagai ibadah wajib. Jadi kalau dalam sehari Anda salat sunnah 85 rakaat, berarti sama saja Anda seminggu penuh salat wajib. Jadi kalau biasanya salat bolong-bolong, di Ramadan ini dengan mudahnya Anda menutupinya.
Lalu bayangkan juga kalau Anda bersedekah. Kalau biasanya nominal Rp 10.000 yang Anda selipkan ke kotak sumbangan masjid hanya seharga itu, khusus di bulan Ramadhan nilainya juga berkali-kali. Ada yang bilang, 70 kali, bahkan lebih.  
Tabungan akhirat kita pun dengan cepat bertambah, apalagi kalau Anda lipatgandakan. Biasa menyisihkan Rp 10.000, sekarang menjadi Rp 50.000. Maka betapa beruntungnya Anda karena Anda dianggap berderma jutaan rupiah. Hebat bukan?
Jadi, menjawab pertanyaan di atas, mestinya ya saya dan Anda pantas berucap, Alhamdulillah. Ya kita harus bersyukur masih diberikan kesempatan untuk berpuasa seberapa pun sulit keadaan yang tengah kita hadapi. Karena sering kita mendengar atau menyaksikan, betapa orang yang sangat berharap dapat menjalani puasa, ternyata sudah terlebih dahulu dipanggil Yang Maha Esa. Ada tetangga saya yang dijemput Sang Maut saat hendak pulang kantor di sebuah stasiun kereta api, hanya sepekan sebelum Ramadhan. Dia tidak dapat kesempatan lagi untuk memperoleh pahala dengan mudah.
Allah memberikan bulan bonus, tetapi anehnya masih ada saja yang lalai dan membiarkannya berlalu begitu saja. Malang sekali orang itu, kasihan sekali dia. Entah apa yang ada di pikirannya. Ya kita membaca di koran dan media online, menonton di televisi, ada orang yang ditangkap karena mengedarkan narkoba di bulan Ramadan. Mengambil nyawa orang, merampok, dipergoki menerima suap untuk korupsi. Ya, tindakan mereka itu membuat Ramadan ini menjadi bulan sia-sia bagi mereka. Bahkan mendapat azab dunia, yang sudah pasti akan diikuti azab akhirat kelak.
Jadi mari kita manfaatkan sebaik-baiknya waktu yang ada. Buatlah kebaikan, dengan segala bentuk yang Anda sukai, yang sejalan dengan perintahNya. Lakukan ibadah sebaik-baiknya, kalau bisa tepat waktu. Bergunalah bagi tetangga, masyarakat sekeliling, keluarga, dan handai taulan. Kalau bisa, bagi bangsa dan negara. Ini ibarat menumpuk harta akhirat. Sampai tujuh turunan pun tidak dilarang, karena justru memberi manfaat.
Anda setuju kan?  (Bung Hen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru