Tuesday, October 23, 2018
Home > Berita > Badai Michael Hantam Florida, Masyarakat Diminta Mengungsi

Badai Michael Hantam Florida, Masyarakat Diminta Mengungsi

Bangunan yang rusak dan jalan yang banjir terlihat setelah badai Michael melewati pusat kota Panama City, Florida. (Foto: Getty Images/AFP/Al Jazeera)

Bangunan yang rusak dan jalan yang banjir terlihat setelah badai Michael melewati pusat kota Panama City, Florida. (Foto: Getty Images/AFP/Al Jazeera)

Mimbar-Rakyat.com (Florida) – Badai Michael melanda Florida Panhandle disertai angin yang mengancam jiwa. Badai memorak-porandakan garis pantai dengan hujan bertiup kencang dan ombak menerjang.

Jalan-jalan dihantam ombak, pohon-pohon meliuk-liuk, daun-daun dan dahan-dahan yang terkelupas, juga diwarnai puing-puing bangunan yang berterbangan.  Ada “satu kematian terkait badai”, kata Olivia Smith, petugas informasi publik untuk Dewan Komisaris Kabupaten Gadsden County.

Badai juga membuat pendaratan di barat laut Meksiko Beach, Florida sulit dilakukan. Badai Mchael datang begitu kencang, Rabu (10/10) waktu setempat, sebagai badai Kategori-4. Intensifikasi yang cepat menghantam Teluk Meksiko dan mengejutkan banyak orang.

Badai menuju daratan dengan angin berkelanjutan maksimum 250km / jam,  satu badai paling kuat yang pernah menghantam daratan AS, dan yang paling kuat yang tercatat mengancam Panhandle, sekitar 322km bentangan kota-kota nelayan, pangkalan militer dan liburan pantai.

Smith mengatakan, situasinya berbahaya bahkan untuk personil darurat. “Kami sudah sangat berhati-hati dengan mengirim responden pertama kami keluar sekarang.”

Ledakan yang tampaknya disebabkan oleh transformer bisa didengar. Ancaman Michael diperparah oleh perkembangannya yang relatif cepat, berkembang dari badai tropis ke topan kategori-4 dalam sekitar 40 jam.

Curah hujan bisa mencapai hingga 30cm, dan lonjakan badai yang mengancam jiwa bisa meluas hingga empat meter. Badai itu  sangat kuat sehingga diperkirakan akan tetap terjadi ketika bergerak di atas Georgia Kamis pagi.

“Kami berada di wilayah baru,” kata Ahli Meteorologi Nasional Hurricane Center (NHC) Dennis Feltgen di Facebook. “Catatan sejarah, kembali ke tahun 1851,  badai kategori-4 yang pernah menyerang Florida Panhandle.”

Hanya beberapa jam setelah Michael datang,  banjir lebih dari 2,3 meter muncul di dekat Apalachicola di Florida Panhandle, kata Direktur NHC Ken Graham. Lebih dari 2,1 juta penduduk setidaknya di 20 wilayah Florida telah diinstruksikan mengaikuti evakuasi secara wajib atau sukarela.

Sebelumnya pada hari Rabu, Gubernur Florida Rick Scott mengatakan di Twitter bahwa sudah terlambat untuk mengevakuasi zona target dan orang-orang  harus segera mencari perlindungan.

Presiden Donald Trump mengumumkan keadaan darurat untuk seluruh negara bagian Florida, membebaskan bantuan federal untuk melengkapi respons bencana negara bagian dan lokal.***(janet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru