Wednesday, November 13, 2019
Home > Berita > Badai Dorian: Ratusan Terperangkap Di Pulau North Carolina, 30 Tewas di Bahama

Badai Dorian: Ratusan Terperangkap Di Pulau North Carolina, 30 Tewas di Bahama

Great Abaco luluh lantak dan hampir tidak dapat dihuni lagi. (Foto: Getty Images/BBC News)

Great Abaco luluh lantak dan hampir tidak dapat dihuni lagi. (Foto: Getty Images/BBC News)

Mimbar-rakyat.com (North Carolina) –  Ratusan orang diperkirakan terperangkap di Pulau North Carolina di tengah meningkatnya banjir setelah terjadinya Badai Dorian, Jumat (6/9) atau Kamis malam waktu setempat. Demikian sumber dari pihak gubernur negara bagian.

Mengutip BBC News Sabtu (7/9), disebutkan badai menghantam pulau-pulau yang populer di kalangan wisatawan selama berhari-hari setelah menyebabkan sedikitnya 30 kematian di Bahama dan ratusan orang  bahkan mungin ribuan diperkirakan masih hilang.

Pihak pemerintah memperingatkan bahwa gelombang badai diperhtungkan masih akan terjadi pulau Ocracoke, di mana 800 orang bermukim.

Korban tewas resmi diperkirakan akan meningkat ke level “mengejutkan”, kata salah satu  sumber pemerintah negara itu.mPara pejabat mengirim mayat dan 200 kantong mayat ke Kepulauan Abaco, bagian paling parah di kepulauan itu.

“Masyarakat perlu mempersiapkan informasi yang tak terbayangkan tentang korban tewas dan penderitaan manusia,” tutur Menteri Kesehatan Duane Sands kepada radio setempat.

Badai itu menghantam Cape Hatteras pada pukul 09:00 waktu setempat (13:00 GMT), dengan kecepatan angin 90mph (150 km / jam), tetapi pada pukul 11:00 waktu setempat, matanya telah bergerak sekitar 50 mil ke arah timur laut. .

Namun badai itu menyerang pulau-pulau Outer Banks dengan kekuatan angin topan sejauh 45 mil  dan badai tropis angin hingga 200 mil. Demikian disebutkan sumber di Pusat Topan Nasional.

Mr Cooper, pejabat setempat mengatakan, ada “keprihatinan yang signifikan” bagi mereka yang dilaporkan terjebak di Ocracoke dan mendesak mereka untuk pergi ke tempat tinggi. Tim penyelamat siap untuk dikerahkan segera setelah daerah itu dapat diakses, katanya.

Pejabat cuaca setempat memposting video gelombang badai yang menyebabkan terjadinya banjir parah di Ocracoke.

Para pejabat di Kabupaten Hyde sedang mempersiapkan untuk mengungsikan warga ke tempat penampungan dan mengatakan mereka akan melanjutkan evakuasi dengan feri sesegera mungkin.

Saat ini kekuatan turun ke badai kategori 1, Dorian bergerak ke arah timur laut sekitar 17 mph. Diperkirakan akan terjadi lagi pada hari Sabtu waktu setempat atau Minggu WIB di provinsi Nova Scotia, Kanada.

Gelombang badai yang mengancam jiwa dan angin berbahaya masih diperkirakan terjadi di Virginia dan negara-negara bagian timur laut lainnya.

Tiga kematian terkait badai telah dilaporkan di Florida dan satu lagi di North Carolina. Keempat orang meninggal saat mempersiapkan rumah dan tempat berlindung mereka dari badai.

Badai juga menyebabkan banjir parah dan kegagalan daya yang meluas di Georgia, Carolina Selatan dan Carolina Utara.

Di Carolina, lebih dari 900.000 orang diperintahkan untuk mengungsi dari rumah mereka, tetapi tidak jelas berapa banyak yang mematuhi.

Pihak yang memprakirakan cuaca mengatakan, 10 inci (25 cm) hujan telah jatuh di antara pantai Charleston di South Carolina dan Wilmington 170 mil jauhnya di North Carolina.

Dorian menghantam Bahama sebagai badai kategori lima dengan angin mencapai 185 mph (298km / jam). Ini  yang tertinggi yang pernah tercatat .

Setidaknya 70.000 orang di Bahama membutuhkan bantuan kemanusiaan segera.

Palang Merah Internasional khawatir 45% rumah di Grand Bahama dan Abaco – sekitar 13.000 properti – rusak parah atau hancur.

Sebagian dari Bahama menerima hujan setinggi 35 cm (89 cm), membuat sebagian besar wilayahnya banjir.

Pulau Great Abaco sebenarnya tidak bisa lagi dihuni, dengan tubuh menumpuk, tidak ada air, listrik atau makanan, dan milisi dibentuk untuk mencegah penjarahan, lapor media setempat.

Setiap orang yang mengalami badai di sini, di Abaco, memiliki cerita sendiri. Apakah itu salah satu yang bertahan hidup secara dramatis, atau kehilangan orang yang dicintai.

“Rasanya seperti di tornado selama berjam-jam,” kata seorang penduduk Marsh Harbour. ‘Semuanya hilang’.

Di jalan-jalan orang melihat kehancuran di setiap arah. Rumah dan bisnis hampir semuanya telah diratakan. Ada keheningan yang menakutkan, ketika beberapa warga di sekitar mengamati kerusakan.

Sekitar 5,5 mil dari pantai, Auxiliary Armada Kerajaan Inggris telah menempatkan kapal bantuan, Mounts Bay. Kapal 179 meter tersebut telah berada di daerah itu saat badai mendekat.***sumber BBC News, Google.(edy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru