Tuesday, January 28, 2020
Home > Gaya Hidup & Kesehatan > Bacan Rp7 Juta Terjual di Pameran Karya Narapidana

Bacan Rp7 Juta Terjual di Pameran Karya Narapidana

Batu Bacan terjual Rp7 juta di Pameran Karya Napi

Batu Bacan terjual Rp7 juta di Pameran Karya Napi (hentakan.com)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Stan penjualan batu akik menjadi primadona pada Pameran Karya Unggulan Narapidana 2015 yang digelar di Plasa Kementerian Perindustrian, bahkan batu Bacan dinyatakan sudah terjual seharga Rp7 juta.  

Terjadi pergeseran minat pembelian dari tahun ke tahun, pada tahun pertama yang paling laku adalah kerajinan tangan, tahun kedua kursi dari permasyarakatan Lampung, kemudian tikar kayu dari Pontianak dan saat ini batu akik menjadi primadona.

“Target transaksi pun meningkat menjadi sebesar Rp400 juta sepanjang pameran 31 Maret-2 April. Pada hari pertama transaksinya sudah mencapai Rp100 juta. Kami harapkan hingga hari ketiga nilainya mencapai Rp400 juta hingga Rp500 juta,” ujar Kasubdit Bimbingan Kemandirian Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Tuti Nurhayati,  penanggung jawab pameran, di Jakarta, minggu ini.

Tuti mengatakan, target tersebut lebih tinggi dibanding pencapaian dua pameran sebelumnya, yakni pada 2013 transaksinya senilai Rp230 juta dan pada 2014 mencapai Rp366 juta sepanjang empat hari pameran.

Tuti menambahkan, ada hal paling istimewa pada pameran ketiga ini, ya itu tadi, si batu akik menjadi primadona dan ada di hampir semua stan penjualan.

“Tahun 2015 ini kan tahunnya batu akik. Jadi, hampir di setiap stand ada yang jual batu akik. Bahkan, batu Bacan seharga Rp7 juta sudah terjual sejak awal pameran dibuka,” ujar Tuti.

Menurut Tuti, para warga binaan yang membuat produk-produk yang dipamerkan akan mendapat bagian dari hasil penjualan tersebut, yang besarannya sudah ditentukan oleh setiap LP.

Tuti mengaku bahagia dan bangganya, karena pameran kali ini dibuka oleh dua menteri, yaitu Menteri Perindustrian Saleh Husin dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly.

Bahkan, tambahnya, Tuti merasa senang karena Menperin menginstruksikan Dirjen Industri Kecil Menengah (IKM) Euis Saedah untuk mengikutsertakan karya para narapidana di setiap pameran yang diselenggarakan Kemenperin.  (AN/KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru