Friday, December 06, 2019
Home > Berita > Astra Serahkan Bantuan Untuk Desa Sejahtera Astra di Rote Ndao 

Astra Serahkan Bantuan Untuk Desa Sejahtera Astra di Rote Ndao 

Direktur Astra Paulus Bambang Widjanarko (kedua kanan) didampingi Deputy Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah (kanan) dan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA-MDR) Herawati Prasetyo (kiri) meresmikan gudang penyimpanan rumput laut di Desa Sejahtera Astra di Kabupaten Rote, NTT (15/11). (astra)

MIMBAR-RAKYAT.com (Rote Ndao, NTT) – Astra terus berusaha mengembangkan 645 desa sejahtera Astra  (DSA) yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Usaha itu tidak hanya dengan menyerahkan berbagai bantuan, tetapi Astra juga memberikan pendampingan dan pelatihan (soft skills) seperti di Desa Sejahtera Astra di Kecamatan Rote Barat Laut dan Rote Barat, Kabupaten Rote, Nusa Tenggara Timur, untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Pada Jumat (15/11), Astra menyerahkan berbagai bantuan berupa gudang penyimpanan rumput laut senilai Rp70 juta untuk Desa Sedeoen, Kecamatan Rote Barat.

Gudang tersebut bermanfaat untuk menyimpan produk unggulan Desa Sejahtera Astra di Rote Ndao berupa rumput laut setelah dilakukan panen, sebelum diserap oleh para pembeli besar (off taker).

Acara penyerahan bantuan tersebut dihadiri oleh Direktur Astra Paulus Bambang Widjanarko, Deputy Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Rote Ndao, Yames M. K. Therik.

Astra membina 10 Desa Sejahtera Astra di Kecamatan Rote Barat Laut dan Kecamatan Rote Barat yang memiliki potensi budi daya rumput laut.

Sekitar 9.501 rumah tangga di Kabupaten Rote merupakan petani rumput laut. Namun, petani rumput laut menghadapi sejumlah tantangan, seperti fluktuasi harga, ketersediaan bibit, adanya penyakit rumput laut, daya tawar yang rendah, dan minimnya pengetahuan akan harga dan kualitas.

Untuk membantu mengatasi tantangan tersebut, Astra memberikan pendampingan berupa pelatihan manajemen dan coaching, pelatihan produk olahan rumput laut dan penyerahan bantuan seperti gudang penyimpanan rumput laut.

Setelah Astra melakukan pendampingan, harga rumput laut naik 85% menjadi Rp24.000 per kg dari sebelumnya Rp13.000 per kg, produksi rumput laut dapat diserap 100%, menambah 31 tenaga kerja tetap baru, dan 561 orang terpapar program pendampingan tersebut. Akibatnya, pendapatan rata-rata masyarakat dalam kelompok meningkat menjadi Rp1,8 juta pada kuartal III tahun 2019 dari Rp1 juta di Rote Barat pada kuartal I tahun 2019, sedangkan di Rote Barat Laut meningkat menjadi Rp6,4 juta dari Rp2,2 juta.

Tak hanya membuatkan gudang, bantuan Astra juga berupa gerobak motor sebanyak tiga unit untuk Desa Sedeoen, Desa Boa dan Desa Boni. Ada juga alat penunjang produksi seperti waring dan timbangan untuk sembilan desa binaan di dua kecamatan tersebut.

Bantuan dari Astra ini diberikan setelah dilakukan assessment, pelatihan manajemen maupun pengolahan produk rumput laut. Bumdes Sedeoen dianggap paling siap menggantikan peran pengepul untuk mengatur gudang serta sistem pelaksanaan sehari-harinya.

Kenari dan Mete Unggulan Desa Sejahtera Astra Alor

Tak hanya DSA di Rote, Astra juga menyerahkan bantuan untuk DSA Alor, NTT yang memiliki produk unggulan kenari dan mete. Persoalan yang dialami adalah produksi yang melimpah, namun tidak ada yang menyerap maupun mengolah sehingga harga jual kenari rendah.

Astra melakukan pendampingan yang bekerja sama dengan Yayasan Nirudaya dalam melatih petani agar dapat menghasilkan produk lebih baik di antaranya adalah dengan cara pengeringan kacang kenari yang membuat kualitasnya lebih terjaga dan tanah lama. Astra juga membantu mencarikan offtaker yang menjadi pembeli berkelanjutan bagi DSA Alor yaitu PT Asa Antara Nusa (Timurasa Nusantara).

Astra juga menyerahkan alat penunjang produksi berupa band sealer, timbangan digital, alat pengupas cangkang mete dan kenari serta membangun rumah pengering tenaga surya untuk menjemur kenari dan mete.

Dari pembinaan ini berhasil meningkatkan kapasitas produksi dan pendapatan masyarakat di DSA Alor. Dari yang sebelumnya 500 kg/bulan menjadi 1000 kg/bulan dan pendapatan  rata-rata masyarakat meningkat dari Rp1.700.000 (Agustus  2019) menjadi Rp1.900.000 (Oktober 2019) atau mengalami kenaikan 11,76% selama dua bulan dibina Astra. (sp/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru