Thursday, December 12, 2019
Home > Berita > Argentina Lolos dari Lubang Jarum, Australia  Pulang Kampung

Argentina Lolos dari Lubang Jarum, Australia  Pulang Kampung

Messi usai mencetak gol. (rtr)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Rusia) – Tim Tango Argentina lolos dari lubang jarum setelah menekuk Nigeria 2-1, babak penyisihan Grup D Sepakbola Piala Dunia di Stadion Saint-Petersburg, Rusia, Rabu (27/6) dinihari WIB.

Lionel Messi mencetak gol pada menit ke-14 dan Rojo menit ke-86. Sedangkan gol balasan Nigeria diciptakan Moses lewat tendangan penalti menit ke-51.

Agentina berada di peringkat kedua Grup D dan lolos mendampingi Kroasia yang jadi juara grup.

Argentina akan menghadapi tim tangguh Prancis juara Grup C di babak 16, sedangkan Kroasia menghadapi Denmark runner-up Grup C.

Sedangkan Nigeria yang sempat memiliki harapan besar harus tersingkir dengan cara menyakitkan bersama Islandia.

Menghadapi Nigeria sebetulnya Argentina kembali dalam tekanan. Wajib menang membuat mereka gamang. Sedangkan Nigeria yang sebetulnya hanya berharap bermain imbang agar lolos lebih bermain lepas.

Pasalnya karena mampu mengalahkan Islandia 2-0, Nigeria memiliki tiga poin sedangkan Argentina hanya satu poin dari hasil imbang melawan Islandia di laga perdana Grup D.

Namun Argentina mampu menunjukkan dirinya sebagai negara besar untuk sepak bola. Pada menit ke-14 mereka sudah unggul lewat gol Messi. Menerima sodoran umpan dari Banega tanpa ampun Messi melepaskan tembakan yang menghujam sisi kanan gawang Nigeria.

Gol itu sempat membuat pemain-pemain Argentina lebih nyaman. Mereka terus menekan pertahanan Nigeria.

Menit ke-26, Higuain lolos dari sisi kanan setelah menerima umpan terobosan dari Messi. Serangan pemain Juventus ini gagal karena dengan sangat berani Uzoho melakukan blok dan membenturkan badannya.

Menit ke-32 harusnya Argentina unggul. Balogun harus melanggar di Maria yang berhasil membawa bola mendekati kotak penalti. Di Maria pun dijatuhkan , mamun Balogun hanya mendapat kartu kuning, sehingga diprotes sejumlah pemain Argentina . Mereka meminta mengeluarkan kartu merah.

Akibat pelanggaran itu hanya menghasilkan tendangan bebas untuk Argentina. Messi lalu mengambilnya. Sayang bola yang menuju pojok gawang masih bisa dengan cantik dihalau oleh kiper Nigeria. Tampak Messi kesal meski ada senyum kecut. Babak pertama berakhir dengan kedudukan 1-0 untuk Argentina.

Memasuki babak kedua, Nigeria berusaha menekan pertahanan Argentina. Menit ke-49 Nigeria mendapatkan tendangan sudut. Bola melambung ke kotak penalti, tampak Mascherano membanting Balogun. Oleh wasit Argentina terkena hukuman penalti. Tentu saja keputusan itu diprotes pemain-pemain Argentina namun akibatnya Macherano terkena kartu kuning.

Moses yang mengambil tendangan penalti dengan mudah mengecoh kiper Argentina, Padahal dia melepaskan tembakan dengan sangat pelan.

Kedudukan 1-1 tentu keuntungan bagi Nigeria. Jika mereka mampu mepertahankannya Nigeria yang akan lolos. Oleh karena itu mereka berusaha mengulur-ulur waktu.

Namun petaka datang pada menit ke-86. Rojo yang menerima umpan dari Mechado , lalu dengan sepakan kerasnya mampu menghujam sisi kiri gawang Uzoho.

Kedudukan 2-1 berbalik Argentina yang diuntungkan. Di sisa waktu yang ada termasuk perpanjang waktu empat menit digunakan untuk mengulur-ulur waktu oleh Argentina dan hingga akhirnya wasit meniup pluit untuk kemenangan Messi Cs.

Tentu saja hasil ini disambut gembira pemain dan pendukung Argentina yang memenuhi stadion. Mereka seolah lolos dari lubang jarum yang paling sempit.

AUSTRALIA DITEKUK PERU 0-2

Australia harus pulang kampung dari Piala Dunia 2018 setelah ditekuk Peru 0-2, di Fisht Stadium, Rusia, Selasa (26/6/2018) malam WIB. Dua gol Peru dicetak Andere Carillo dan José Paolo Guerrero.

Kedua gol itu terjadi masing-masing pada awal-awal babak pertama dan kedua. Tepatnya pada menit 18 dan 50.

Carillo berhasil membuka keunggulan melalui tendangan voli memanfaatkan umpan silang dari Guerrero. Bola hasil sepakannya meluncur kencang ke sudut kanan bawah gawang Mathew Ryan hingga kiper 26 tahun itu tak mampu menghalaunya.

Gol ini sekaligus menjadi gol pertama bagi Peru di Piala Dunia 2018. Pada laga sebelumnya melawan Denmark dan Prancis, Peru selalu kalah tipis 1-0.

Australia yang berambisi lolos ke babak 16 besar kemudian berupaya membalas dengan meningkatkan intensitas serangan. Tim Kanguru pun lebih menguasai permainan ketimbang Peru.

Namun, meski banyak diserang, lini belakang Peru tetap tangguh. Hingga turun minum, skor tidak berubah tetap 0-1.

Babak kedua berjalan, Australia kembali unggul dalam penguasaan bola. Namun, Peru sekali lagi berhasil membuat Australia terpukul pada menit 50.

Gol pamungkas itu dicetak oleh Guerrero dengan memanfaatkan bola liar yang sempat memantul bek Australia. Kapten Peru itu sukses menggandakan keunggulan sekaligus menutup kemenangan timnya.

Australia tidak tinggal diam. Banyak peluang mereka ciptakan. Namun kiper Peru Pedro Gallese tampil sangat baik sehingga tak ada satupun peluang dari Australia yang berbuah gol.

Dengan hasil itu Peru finis di posisi 3 klasemen akhir Grup C Piala Dunia 2018 dengan perolehan 3 poin. Sementara, Australia menjadi juru kunci karena hanya mengumpulkan 1 poin.

Adapun peringkat 1 dan 2 tetap ditempati oleh Prancis dan Denmark yang pada pertandingan pamungkasnya bermain imbang 0-0. Kedua tim masing-masing mengemas nilai 7 dan 5.

Hasil ini juga membuat Australia dan Peru harus segera angkat koper. Sementara Prancis dan Peru lolos ke fase berikutnya dan akan berhadapan dengan runner-up dan juara grup D yang dihuni Kroasia, Argentina, Nigeria dan Islandia. Keempat tim itu baru akan menjalankan laga penentuan dini hari nanti.

KROASIA JUARA GRUP

Kroasia berhasil tampil sempurna pada babak penyisihan Grup D setelah mampu mengalahkan Islandia 2-1 di Rostov Arena, Rabu (27/6) WIB. Kroasia menjadi juara grup dengan nilai sembilan karena mampu mengalahkan semua lawan-lawannya.

Kroasia akan menghadapi Denmark runner-up Grup C sedangkan Islandia tersingkir bersama Nigeria yang juga kalah 2-1 dari Argentina yang lolos dari lubang jarum.

Menghadapi Islandia, karena sudah memastikan lolos, sebetulnya Kroasia turun dengan pemain pelapisnya. Yang masih tampil hanya Luca Modric dan Ivan Parisic. Meski demikian Kroasia masih saja menguasai pertandingan.

Pada menit ke-19,’ Perisic menciptakan peluang sayang umpannya kepada Kramaric bisa dibaca Ingason.

Sesaat kemudian, Kroasia mendapat sepakan pojok yang diambil Modric. Sepakan geladang Real Madrid menuju kotak penalti namun sebelum bisa digapai oleh Perisic bola sudah dihalau Bjanarson.

Islandia nyaris unggul pada menit ke-31. Sayang sepakan keras Sigurdsson masih bisa ditangkap oleh kiper kedua Kroasia Kalinic. Babak pertama berakhir 0-0.

Memasuki babak kedua, Kroasia kembali menekan Islandia.Pada menit ke-52 sepakan keras Badelj hanya mengenai mistar gawang Islandia padahal Halldorrson sudah tak berkutit.

Akhirnya pada menit ke-53 Kroasia mampu memecah kebuntuan. Gol tercipta ketika Pivaric mengirim umpan yang bisa dituntaskan Badelj dengan tendangan voli. Gol yang sangat cantik.

Gol tersebut justru membuat Islandia berusaha melepaskan diri dari tekanan. Mereka lalu berusaha melakukan serangan. Namun mereka tetap belum mampu mencari gol penyeimbang.

Pada menit ke-65, pelatih Kroasia melakukan pergantian pemain. Kapten tim Luca Modrić, yang sebenarnya bermain bagus di babak pertama, digantikan Bradarić.

Kesempatan itu digunakan oleh Islandia. Akhirnya pada menit ke-76 mampu menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti Sigurðsson .

Islandia mendapat hadiah penalti setelah Lovren handball di kotak terlarang ketika berusaha mengantisipasi crossing Sigurdsso. Dan Sigurosson berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Hasil ini membuat kesempatan Islandia lolos ke babak-16 kembali terbuka dan berharap mampu menambah gol.

Namun justru mereka yang kembali kebobolan menit ke-90. Berawal dari umpan manis Badelj ke kotak penalti, lalu dengan tendangan kaki kiri Perisic mampu menjebol gawang Islandia.

Waktu yang tersisa tidak bisa dimanfaatkan oleh Islandia dan akhirnya kalah 2-1. Bagi Islandia tentu hasil ini suda cukup memuaskan karena mereka baru pertama kali tampil di Piala Dunia.

Bahkan pada laga perdanya mereka mampu membuat Argentina menderita karena mampu menahan imbang 1-1 finalis Piala Dunia 2014 itu. Bahkan kiper Islandia mampu menahan tendangan penalti Lionel Messi. (i/dir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru