Monday, October 21, 2019
Home > Berita > Arab Saudi Perlihatan Senjata Iran yang Digunakan Menyerang Ladang Minyak Aramco

Arab Saudi Perlihatan Senjata Iran yang Digunakan Menyerang Ladang Minyak Aramco

Senjata yang digunakan untuk menyerang Aramco diperlihatkan Kementerian Pertahanan Arab Saudi saat konferensi pers. Serangan Sabtu lalu itu diyakini melibatkan Iran. (Foto: AFP/Arab News)

Senjata yang digunakan untuk menyerang Aramco diperlihatkan Kementerian Pertahanan Arab Saudi saat konferensi pers. Serangan Sabtu lalu itu diyakini melibatkan Iran. (Foto: AFP/Arab News)

mimbar-rakyat.com (Riyadh) –  Arab Saudi memperlihakan pesawat tanpa awak (drone) dan rudal jelajah Iran yang diyakini digunakan dalam serangan terhadap fasilitas pemrosesan minyak dan ladang minyak Aramco pada akhir pekan lalu.

Serangan-serangan itu “tidak diragukan” disponsori oleh Iran. Tetapi penyelidikan masih dilakukan untuk menentukan lokasi peluncuran yang tepat, kata juru bicara kementerian pertahanan Kolonel Turki Al-Maliki pada konferensi pers di Riyadh, Rabu (18/9).

Senjata yang digunakan untuk menyerang Arab Saudi diperlihatkan pada konferensi pers Kementerian PertahananSabtu.  Serangan  ke  Aramco hari Sabtu itu disebutkan adanya  keterlibatan Iran. (Foto: Arab News)
Senjata yang digunakan untuk menyerang Arab Saudi diperlihatkan pada konferensi pers Kementerian PertahananSabtu. Serangan ke Aramco hari Sabtu itu disebutkan adanya keterlibatan Iran. (Foto: Arab News)

Namun dia mengatakan bahwa serangan itu datang dari utara target dan bukan dari Yaman, tempat dimana gerilyawan Houthi mengklaim mereka telah meluncurkan senjata pada hari Sabtu.

“Serangan itu diluncurkan dari utara dan disponsori oleh Iran,” katanya dalam konferensi pers. “Bukti … yang telah Anda lihat di depan Anda, membuat ini tidak dapat disangkal.”

“Delapan belas pesawat tak berawak dan tiga rudal diluncurkan ke arah Abqaiq, lokasi fasilitas pemrosesan minyak terbesar di dunia, tetapi rudal itu “gagal” mengenai target,” kata Al-Maliki. Ditambahkan, empat rudal lebih lanjut menargetkan ladang minyak Khurais, tambahnya.

Kementerian pertahanan menunjukkan berapa banyak drone (UAV) dan rudal jelajah (LACM) yang menghantam masing-masing dari dua situs Aramco pada hari Sabtu. Demikian dilaporkan Arab News bersama Reuters.

Rudal Ya Ali, yang memiliki jangkauan 700 kilometer, diketahui telah digunakan oleh Pengawal Revolusi Iran, katanya.

“Pakar PBB telah melakukan perjalanan ke Arab Saudi untuk menyelidiki serangan itu,” kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Dia memperingatkan konsekuensi yang “menghancurkan” jika krisis meningkat.

Sebelumnya, duta besar Saudi untuk London mengatakan Iran hampir pasti berada di belakang serangan terhadap fasilitas pemrosesan minyak dan ladang minyak yang memotong setengah produksi minyak Kerajaan.

AS menyalahkan Iran atas serangan itu dan para pejabat mengatakan kepada Reuters bahwa mereka berasal dari Iran barat daya dan melibatkan rudal jelajah dan drone.

Militan Houthi yang didukung Iran pada awalnya mengklaim bahwa mereka telah melakukan serangan dari Yaman, di mana Arab Saudi adalah bagian dari koalisi yang mendukung pasukan pemerintah yang memerangi milisi.***(dta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru