Sunday, March 29, 2020
Home > Gaya Hidup & Kesehatan > Apa yang Dilakukan Bila Anak Kejang?

Apa yang Dilakukan Bila Anak Kejang?

Anak demam kejang, bagaimana mengatasinya?

Orang tua pasti panik bila putra atau putri mereka demam disertai kejang, padahal hal seperti ini umumnya dialami sekitar lima persen anak usia sekitar enam bulan sampai enam tahun, terutama jika orang tua mereka memiliki riwayat kejang demam serupa sewaktu kecil. 

Kejang demam adalah kejang yang terjadi ketika seorang bayi atau anak mengalami demam yang bukan disebabkan dari infeksi sistem saraf pusat.

Kejang pada anak perlu mendapat perhatian karena kejang dapat terjadi berulang kali dan membahayakan. Jika anak terlalu sering mengalami kejang demam, hal ini dapat merusak sel-sel otak pada anak.

Ada beberapa jenis kejang demam pada anak, seperti dilansir kumpulan,info, dilihat dari seberapa sering dan berapa lama kejang terjadi.

Kejang Demam Sederhana
Kejang yang terjadi pada seluruh tubuh dengan lama waktu terjadinya kejang kurang dari 10 menit dan tidak terjadi lagi dalam kurun waktu 24 jam.

Kejang Demam Kompleks
Kejang lokal (tidak terjadi pada seluruh tubuh) yang biasa terjadi pada area lengan dan tungkai kaki. Kejang kompleks berlangsung selama lebih dari 10 menit dan terjadi lebih dari satu kali dalam kurun  waktu 24 jam.

Apakah Anak Saya Kejang Demam?
Apabila Anda menduga anak mengalami kejang, untuk memastikannya dapat dicoba dengan melakukan hal ini:

– Jika anak dalam posisi lengan tertekuk pada siku, maka dengan perlahan coba luruskan lengan anak. Jika lengan dengan mudah dapat diluruskan berati anak tidak mengalami kejang.
– Jika anak dalam posisi lengan lurus, maka coba secara perlahan tekuk lengan anak. Jika dengan mudah dapat ditekuk berarti anak tidak mengalami kejang.
– Sebaliknya, jika lengan sulit diluruskan atau sulit untuk ditekuk, kemungkinan besar anak mengalami kejang.
Tips Hadapi Kejang Demam
Berikut ini beberapa tips yang sudah terbukti untuk menghadapi anak kejang:

Panik adalah hal yang akan dialami jika orangtua anak mereka mengalami kejang. Namun, kepanikan tidak membuat keadaan lebih baik. Untuk menghadapi anak yang mengalami kejang, lakukan hal berikut:

– Tenangkan diri Anda.
– Jika anak dalam posisi tidur telentang, miringkan tubuh anak ke salah satu sisi.
– Jangan memberikan minuman apapun pada saat anak mengalami kejang karena minuman dapat  menyebabkan cairan masuk ke dalam paru-paru.
– Jika ada, berikan obat untuk meredakan kejang untuk pertolongan pertama. Obat ini biasa dimasukkan melalui dubur. Jika anak Anda pernah mengalami kejang, tanyakan pada dokter obat untuk meredakan kejang tersebut dan selalu siapkan persediaan obat di rumah.

– Bawa segera ke tempat pelayanan kesehatan seperti klinik atau rumah sakit agar dapat segera ditangani. (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru