Sunday, June 07, 2020
Home > Berita > Anies Tak Akan Hentikan Seluruh Proyek Reklamasi Teluk Jakarta, Hanya Yang Kalah di PTUN Saja

Anies Tak Akan Hentikan Seluruh Proyek Reklamasi Teluk Jakarta, Hanya Yang Kalah di PTUN Saja

Anies Baswedan menghadiri syukuran dan pengajian di kawasan Pondok Kelapa, Jaktim. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Calon Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan tidak akan memukul rata penghentian proyek reklamasi Teluk Jakarta. Pihaknya hanya akan menghentikan sejumlah proyek pulau yang dalam gugatan di PTUN dimenangkan warga nelayan.

“Pengkajian sedang dilakukan. Yang pasti kami tidak akan melanggar janji kampanye,” ujar Anies, saat menghadiri syukuran atas kemenangan pasangan Anies-Sandi di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jaktim, Senin (24/4). Syukuran disertai pengajian yang digelar relawan dihadiri ribuan undangan.

Anies hanya akan menghentikan proyek reklamasi pulau yang dalam sidang di PTUN, Pemprov DKI dinyatakan kalah melawan warga. “Keputusan hukum itu harus dihormati. Sedangkan pulau lainnya yang sudah lama berdiri seperti Pulau C dan D dan perizinannya sudah lengkap, serta tidak bermasalah secara hukum tidak akan dihentikan,” jelas Anies didampingi Sandiaga Uno.

Pernyataan itu didukung sejumlah tim relawan. “Setahu saya Pulau C dan D sudah berjalan sesuai mekanisme perizinan dan pembangunan. Mereka sudah memiliki Amdal dan tinggal diperpanjang saja,” kata ujar relawan yang juga Ketua FKDM DKI Rico Sinaga didampingi Budi Siswanto, ketua FBJ DKI.

Terkait soal reklamasi, sebelumnya Menteri Lingkungan Hidup Sti Nurbaya juga menyatakan pihaknya sudah membahas percepatan analisis manajemen dampak lingkungan (Amdal) dengan Pemprov DKI. Menurut dia, pembuatan Amdal harus mengakomodir nelayan.

“Kalau nelayannya berputar terlalu jauh karena pengurugan, berarti harus ada dermaga kecil yang dibuat untuk memudahkan mereka,” papar Siti.

Selain dermaga, mengenai pemukiman juga dibahas dalam agenda tersebut. Nanti kalau ada masalah lain seperti terlalu jauh pemukiman nelayan, harus bisa melihat bagaimana pemukiman itu bisa terintegrasi di dalam wilayah tersebut.

“Ini yang akan dikerjakan secepatnya antara pemerintah pusat dan DKI,” ujar Siti yang waktu itu membahas bersama Soni Sumarsono saat menjadi Plt Gubernur DKI. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru