Friday, October 18, 2019
Home > Berita > Air Mancur Habiskan Miliaran Rupiah di Purwakarta, Kini Dipasangi Garis Polisi, Buntut Pengunjung Tewas dan Belasan Pingsan

Air Mancur Habiskan Miliaran Rupiah di Purwakarta, Kini Dipasangi Garis Polisi, Buntut Pengunjung Tewas dan Belasan Pingsan

Air Mancur di Purwakarta yang pintunya diberi garis polisi pasca acara peresmian yang memakan korban. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Purwakarta) – Air mancur Sribaduga Situ Buleud Purwakarta dipasangi garis polisi, Selasa (21/2) siang. Polisi mengendus unsur kelalaian panitia saat acara peresmian air mancur bernilai miliaran rupiah yang menewaskan seorang pengunjung.

“Police line itu sebagai tahap penyelidikan. Kita kenakan pasal 359 KUHP,” jelas Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP Agta Buana Putra..

Menurut dia, penyidik mengendus adanya unsur tindak pidana kelalaian mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang di acara peresmian air mancur yang dihadiri Menteri Pariwisata itu.

Panitia, sebut Agta, mengabaikan ketentuan mengadakan kegiatan akbar terlebih mengundang seorang menteri.

“Idealnya panitia mengurusi ijin keramaiannya. Setingkat menteri izinnya harus dari Mabes Polri. Polres hanya memberi rekomendasi. Acara itu sama sekali tidak ada izinnya,” ungkapnya.

Agta menjelaskan sesuai ketentuan pengurusan izin keramaian terlebih mengundang pejabat negara memerlukan waktu cukup lama.

“Idealnya sebulan sebelumnya izin itu diurusi. Ini tiga hari lagi digelar malah kita yang jemput bola. Tak ada sama sekali koordinasi,” sesalnya.

Sejauh ini lima orang telah dimintai keterangan terdiri dua orang panitia dan tiga saksi korban. Agta memastikan masih banyak saksi lainnya yang akan dimintai keterangan.

“Kalau bupati kita lihat nanti. Kita akan melihat dari sususan panitia dan pihak bertanggung jawab dalam acara itu, ada tidaknya nama bupati di susunan itu,” jelasnya.

Sekedar mengulas, Hj. Indra Kesumawati, 42, seorang pengunjung air mancul meninggal dunia diduga terhimpit desak-desakan menuju pintu masuk air mancur pada Sabtu (18/2) malam lalu. Belasan pengunjung lainnya jatuh pingsan. (joh)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru