Sunday, June 07, 2020
Home > Kota > Ahok Larang Pejabat DKI Pakai Vorijder

Ahok Larang Pejabat DKI Pakai Vorijder

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memutuskan dirinya dan seluruh pejabat DKI tidak menggunakan motor vorijder Dinas Perhubungan. Ia menganggap dengan menggunakan motor pengawal milik Dinas Perhubungan justru menambah kemacetan di Jakarta.

“Kita pikir Jakarta terlalu macet. Vorijder hanya memperhatikan jalan yang pas dipakai kita lewat. Dia hanya memikirkan kita lewat. Jadi ditutup-tutupkan (kendaraan) orang lain, habis kita lewat dibiarkan macetnya dan ia pergi mengikuti kita,” ungkap pria yang akrab disapa Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (13/11/2014).

Dikatakannya, lebih baik pengawal dipakai untuk mobil pemadam kebakaran, ambulans, atau bus tingkat sehingga orang tidak merasa terhalangi. Selain itu, petugas Dishub tidak selalu di motor saja. Ia harus memperhatikan titik-titik merah sehingga bisa menindak angkutan umum yang bandel sehingga menimbulkan kemacetan.

“Petugas ada di pos kayak Polantas, Polantas kan bagus kerja dari pagi sampai pukul 21.00 WIB. Petugas kita nggak. Sering ada petugas pas kita datang, kita pergi dia ngilang, buat apa seperti itu,” ungkapnya.

Belakangan Wali Kota pun ikut-ikutan menggunakan vorijder, tentu dikatakan Ahok Jakarta bisa tambah macet.

“Ini mah bisa macet kalau semua pakai. Jadi nggak boleh lagi deh,” ungkapnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru