Tuesday, November 12, 2019
Home > Berita > Abdulrahman Al-Sudais: Haji Bukan “Batu Loncatan” untuk Politik

Abdulrahman Al-Sudais: Haji Bukan “Batu Loncatan” untuk Politik

Kepala Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci, Abdulrahman Al-Sudais. (Foto: Arab News)

Kepala Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci, Abdulrahman Al-Sudais. (Foto: Arab News)

Mimbar-Rakyat.con (Makkah) – Haji bukan platform atau “batu loncatan” untuk politik atau sektarianisme, tapi untuk persatuan antar umat Islam. Demikian ditegaskan Kepala Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci, Abdulrahman Al-Sudais.

Penegasan itu disampaikan Al-Sudais dalam sebuah simposium haji, di Makkah. Arab News dalam laporannya, Minggu (27/8) menyatakan, simposium itu bertujuan untuk mempromosikan perdamaian selama haji, dan Ka’bah dan Masjid Nabawi adalah simbol perdamaian, katanya.

Dunia, katanya, menderita akibat terorisme, kekerasan, dan sektarianisme. “Keadilan, keamanan, dan perdamaian adalah tujuan umum semua agama dan pesan ilahi. Perdamaian seharusnya menjadi dasar hubungan antara masyarakat, kelompok dan negara,” katanya.

Selanjutnya dikatakan, haji adalah kesempatan bagi dunia untuk melihat umat Islam berkumpul, setara dalam hak dan kewajiban, dan dikelilingi oleh kedamaian dan cinta.

Al-Sudais mempresentasikan serangkaian rekomendasi, termasuk publikasi ensiklopedia global tentang perdamaian di Islam dalam semua bahasa, menggunakan musim haji untuk menyebarkan semangat damai di kalangan umat Islam, dan mendirikan pusat penelitian khusus di universitas yang peduli dengan perdamaian.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Mohammed Salih Bentin, menyampaikan harapan bahwa simposium tersebut akan meningkatkan pesan moderasi, nilai-nilai baik Islam, persaudaraan, perdamaian dan persatuan antara umat Islam dan kemanusiaan secara keseluruhan.

“Jumlah peziarah sejauh ini mencapai 1,6 juta, dan diperkirakan akan mencapai 2 juta pada hari Arafat,” ujarnya. Dikatakan pula: “Arab Saudi merasa terhormat melayani para tamu Allah dan merawat Dua Masjid Suci, dan tidak membiarkan usaha menjamin kenyamanan para peziarah.”***(janet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru