Friday, August 07, 2020
Home > Berita > 9 Tiang Listrik di Pati Jateng Nyaris Roboh Diterjang Puting Beliung

9 Tiang Listrik di Pati Jateng Nyaris Roboh Diterjang Puting Beliung

Tiang listrik berjejer di Pati nyaris roboh. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Pati) – Sebanyak 9 tiang listrik di Desa Tondomulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah nyaris roboh diterjang puting beliung. Imbasnya, listrik di kawasan sekitarnya padam pada Rabu (11/12).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Pati Hadi Santosa membenarkan, adanya angin kencang yang mengakibatkan sembilan tiang listrik nyaris roboh di Jalan Guyangan-Glonggong, Desa Tondomulyo. BPBD Pati sudah berkoordinasi dengan PLN, terutama PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Juwana.

“Informasinya, penanganan dimungkinkan baru bisa dilakukan Rabu (11/12) malam karena vendor yang menangani hal itu baru di Rembang,” ujarnya. Angin kencang juga melanda beberapa daerah di Kabupaten Pati. Termasuk di wilayah Pati Kota juga terjadi gangguan listrik padam, meskipun saat ini sudah nyala kembali yang informasinya akibat gangguan trafo.

Delapan tiang telepon, kata dia, juga dilaporkan roboh akibat terjangan angin kencang di DesaTondomulyo. Pohon roboh juga terjadi di beberapa daerah yang juga disebabkan angin kencang.

Sementara itu, Manajer PLN ULP Pati Kota Andi Iman membenarkan adanya sembilan tiang listrik yang nyaris roboh akibat diterjang puting beliung. “Lokasi kejadian berada di wilayah ULP Juwana dan sudah dikoordinasikan,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, listrik padam di wilayah Jakenan. Penanganan tiang listrik tersebut, kata dia, akan dikerjakan oleh vendor. “Kami tentu berupaya secepatnya bisa teratasi karena kami juga jualan energi listrik ke pelanggan,” ujarnya. Nyaris robohnya tiang listrik tersebut, kata dia, memang sulit diantisipasi karena termasuk bencana alam.

Warga Takut

Priyati, warga Desa Tondomulyo menjelaskan tiang listrik tersebut memang tidak sampai roboh karena ditopang talud yang berada tepat di sebelahnya.

Sebelumnya, turun hujan disertai angin kencang pada pukul 12.30 WIB dan tak lama berselang berapa tiang-tiang listrik mengalami kemiringan kurang lebih 30 derajat.

Dia mengakui takut keluar rumah karena khawatir terjadi korsleting listrik, menyusul sebagian kabel menyentuh tanah yang basah. Angin kencang juga mengakibatkan beberapa rumah warga rusak bagian atapnya. (M/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru