Sunday, November 17, 2019
Home > Berita > 884 Relawan Tiket Asian Games 2018 Dikerahkan

884 Relawan Tiket Asian Games 2018 Dikerahkan

Wagub Sandiaga Uno memberikan pengarahan kepada ratusan relawan tiket Asian Games 2018. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Sebanyak 884 relawan tiket atau volunteer ticketing dikerahkan guna menyukseskan Asian pelaksanaan Games 2018. Mereka akan disebar di tiga lokasi yang menjadi pusat penyelenggaraan pesta olahraga terbesar se-Asia, yakni di Jakarta, Palembang dan Jawa Barat.

Khusus di DKI Jakarta, 458 relawan bertugas dalam acara pembukaan, penutupan, serta disebar di semua venue pertandingan.

Di Jawa Barat sebanyak 256 bertugas di empat venue sepakbola, yakni Stadion Patriot Bekasi, Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi, Stadion Pekan Sari Cibinong dan Stadion Sijalak Harupat Kabupaten Bandung. Sementara di Palembang, sebanyak 170 volunteer bertugas di Jakabaring Sport City.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno berharap, dengan mengusung tagline MESRA (Meladeni, Sinergik, Senyum, Ramah, Aman) seluruh volunteer mampu memberikan pelayanan yang maksimal saat Asian Games.

“Semua volunteer di sini adalah bagian dari sejarah. Kalian semua disini akan menorehkan tinta emas kesuksesan emas bangsa Indonesia yang menjadi bangsa besar dan maju di dunia,” kata Sandiaga saat workshop dan pelatihan Volunteer Ticketing Asian Games 2018 DKI Jakarta di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (23/7).

Dalam 26 hari menuju pembukaan Asian Games, Sandiaga memberi semangat kelada para volunteer agar tetap fokus dengan memberikan pelayanan yang terbaik. Asian Games bukan hanya milik presiden, bukan milik INASGOC, dan bukan milik gubernur namun milik seluruh rakyat Indonesia.

Sandiaga berharap para volunteer menjadi saksi sejarah bagi anak cucu atas suksesnya Asian Games 2018. Pasalnya, belum tentu 50 tahun lagi Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games.

“Insya Allah saudara-saudara ini adalah anak-anak terbaik bangsa. Semua di antara kalian adalah putra putri terbaik bangsa dan kita harus berikan apresiasi terbaik. Berbinar-binarnya wajah anda pagi ini, menunjukkan optimisme kita dan semangat positif kita untuk memastikan bahwa Asian Games akan sukses,” katanya.

Sandiaga menitipkan tiga pesan kepada para volunteer yakni speed (kecepatan), teamwork (kerja tim), dan endurance (ketahanan). Speed yakni harus bekerja cepat atau responsif atas tanggungjawabnya, teamwork yakni bekerja secara tim dan harus saling berkolaborasi berbagi tugas, endurance adalah memiliki ketahanan secara fisik dengan menjaga kesehatan, dan menjaga pola makan karena akan bekerja sampai ajang Asian Para Games.

“Dengan tiga prinsip ini yaitu speed, teamwork, dan endurance, kita mampu menjadi volunteer yang baik,” ucap Sandiaga.

KAKORLANTA KE TIGARAKSA

Sementara Kakorlantas Mabes Polri, Irjen Royke Lumowa mengunjungi venue cabang olahraga modern Pentathlon di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Kedatangan Royke kali ini, sebagai Deputi II Chef de Mission (CDM) Kontingen atlet Indonesia untuk Asian Games 2018.

Dengan bersepeda, jenderal bintang dua ini kemudian disambut Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif, official pertandingan,dan para atlet yang sedang dalam pemusatan latihan.

“Kedatangan saya untuk memberi motivasi dan semangat untuk para atlet agar bisa mendulang prestasi pada ajang olahraga terbesar se-Asia ini,” kata Royke, Senin (23/7).

Royke mengatakan, sebagai tuan rumah, Indonesia harus meraih dua kesuksesan. Pertama, sukses sebagai tuan rumah. Kedua, sukses atas banyaknya medali yang diraih. Oleh karena itu, lanjut Royke, pemerintah menyiapkan berbagai skema agar dua kesuksesan itu dapat diraih.

“Tentu juga memerlukan dukungan semua pihak agar cita-cita kita bersama dapat diraih,” terangnya.

Terkait aspek pengamanan dan sterilisasi jalur, Kakorlantas menyampaikan bahwa akan menerapkan sistem ganjil-genap di Jakarta. Hal itu, kata Royke, agar waktu tempuh ideal bagi atlet yakni 30 menit dari penginapan ke venue dapat terlaksana.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif menyatakan, siap mendukung terutama pada aspek keamanan gelaran Asian Games 2018. Menurutnya, institusinya terus membangun komunikasi dengan pemerintah daerah dan unsur TNI agar pengamanan dan pelaksanaan sesuai harapan.

Pihaknya akan mendirikan posko pengamanan di sekitaran venue. Posko itu, kata Kapolres, untuk memastikan pelaksanaan pertandingan Asian Games terbebas dari gangguan keamaman. Menurutnya, posko itu akan diisi unsur polisi, TNI, dan Satpol PP.

“Selain itu, kami juga sudah membentuk satgas atau tim yang merupakan unit khusus mengamankan Asian Games 2018,” katanya. (i/dir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru