Saturday, December 14, 2019
Home > Internasional > 70 Wartawan Tewas Sepanjang 2013

70 Wartawan Tewas Sepanjang 2013

MIMBAR-RAKYAT.com (Washington) – Jumlah wartawan tewas di seluruh dunia selama tugas pada 2013 meningkat menjadi 70, termasuk delapan yang meninggal pada Desember, kata badan pengawas yang berbasis di Amerika Serikat, Senin.

Komite untuk Melindungi Wartawan (CPJ) yang berbasis di New York memperbarui jumlah korban kurang dari dua pekan setelah melaporkan bahwa 52 wartawan telah tewas dalam tugas.

Suriah adalah tempat tugas paling mematikan, yang mengakibatkan 28 kematian tahun ini, kata CPJ. Sepuluh wartawan tewas di Irak, termasuk lima pada Desember.  

Angka-angka yang diperbarui termasuk pemboman mematikan Desember atas stasiun TV Irak serta pembunuhan lainnya di Irak , Suriah serta India.

Jumlah ini didasarkan pada apa yang CPJ serukan “proses penelitian yang ketat” untuk memverifikasi apakah wartawan tewas sebagai akibat langsung dari pekerjaan mereka. 

Jumlah korban sekarang turun sedikit dari 74 pada tahun 2012. Tetapi CPJ masih menyelidiki kematian 25 wartawan lainnya pada 2013 untuk menetapkan apakah mereka terkait dengan pekerjaan.

Lebih sepertiga dari wartawan tewas dalam pertempuran atau baku tembak, sementara 20 persen meninggal selama beberapa jenis lain dari tugas berbahaya.

Setidaknya 63 wartawan tewas ketika meliput perang saudara di Suriah sejak perang itu  pecah pada 2011.  “Namun jumlah besar kematian di Suriah tidak menceritakan kisah lengkap tentang bahaya wartawan di sana,” kata CPJ Elana Beiser dalam posting blog. 

Pada akhir 2013, setidaknya 30 pekerja pers masih hilang, sebagian diyakini diculik oleh kelompok pemberontak. Namun, setidaknya satu wartawan tewas di dalam tahanan pemerintah sepanjang tahun.

Negara yang paling mematikan bagi wartawan selama 2013 adalah Mesir dengan enam kematian, diikuti Pakistan lima, Somalia  empat, India, Filipina dan Brazil dengan masing-masing tiga orang dan Rusia serta Mali dengan masing-masing dua wartawan.

Turki, Bangladesh , Kolombia dan Libya masing-masing mengalami seorang wartawannya meninggal, kata CPJ.

Pengamat Reporters Without Borders (RSF) yang berbasis di Paris  mengatakan awal bulan ini bahwa 71 jurnalis kehilangan nyawa mereka pada tahun 2013. (KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru