Tuesday, September 24, 2019
Home > Berita > 5 Jemaah Wafat di Tanah Suci, 118 Kloter Telah Mendarat

5 Jemaah Wafat di Tanah Suci, 118 Kloter Telah Mendarat

Salah satu surat keterangan kematian (certificate of death) yang dikeluarkan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). (Foto: https://kemenag.go.id)

Salah satu surat keterangan kematian (certificate of death) yang dikeluarkan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). (Foto: https://kemenag.go.id)

Makkah (Kemenag) — Hingga hari ketujuh sejak kedatangan kloter pertama jemaah haji asal Indonesia di Tanah Suci, telah terjadi lima orang jemaah wafar. Jumlah itu terjadi hingga Selasa (24/7), setelah 118 kloter  dengan 47.610 jemaah mendarat di Tanah Suci.

Website Kementerian Agama, https://kemenag.go.id, mengutip rilis yang dikeluarkan Kepala Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, Indro Murwoko, Selasa (24/07), menyebut, jemaah Indonesia yang meninggal adalah pertama, Sukardi Ratmo Diharjo (59), asal kloter 1 embarkasi Jakarta meninggal dunia saat sujud salat Asar di Masjid Nabawi pada Rabu (18/07).

Kedua, Hadia Daeng Saming (73), yang tergabung dalam kloter 5 embarkasi Makassar, wafat sesaat setelah mendarat di Bandara Ammir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah, Jumat (20/7) pekan lalu. Ia terbang dengan maskapai Garuda Indonesia nomor penerbangan GA-1203.

Ketiga, Ade Akum Dachyudi (67), yang beralamat di Jalan Sekelimus, Batununggal, Bandung. “Ade dinyatakan meninggal pada Senin (23/07) kemarin Pukul 04.18 WAS. Ia meninggal saat berada di Masjid Nabawi,” kata Indro.

Keempat, Sunarto Sueb Sahad (57) dari Kloter 15-SOC meninggal pada Senin (23/07) kemarin Pukul 18.15 WAS. Menurut data Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) yang ditandatangani dr. Dwi Andi Prasetyo, penyebab kematian jemaah asal Bumiayu, Brebes, ini adalah Cardiovascular Disease (CVD) atau berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah.

Kelima, Siti Aminah Rasyip (57) asal Tegalsari, Batang, Jawa Tengah, jemaah kloter 5-SOC. “Meninggal Selasa (24/7) pagi WAS karena penyakit komplikasi hipertensi yang dideritanya,” kata Indro.***(edy t)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru