Friday, July 10, 2020
Home > Berita > 5 dari 12 Tahanan Polisi Kabur, Ditangkap Kembali

5 dari 12 Tahanan Polisi Kabur, Ditangkap Kembali

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Medan) – Kapolrestabes Medan Kombes Sandi Nugroho mengatakan, 5 dari 12 tahanan yang kabur dari Polsek Percut Sei Tuan berhasil ditangkap kembali. “Tujuh tahanan lagi masih dalam pengejaran,” katanya kepada wartawan, Senin (2/1).

Disebutkan, kelima tahanan yang kembali ditangkap yakni Abdi Lubis, 36, warga Jalan Balai Utama, Gang, Pisang, Tembung. Abdi, merupakan tersangka kasus pencabulan dan ditangkap di rumah kerabatnya di Jalan Sudirman Kelurahan Bintan, Kota Dumai, Riau.

Abdi sempat pulang ke rumahnya setelah kabur dari ruang tahanan Polsek Percut Sei Tuan. Dia mengajak istri dan 3 anaknya berangkat ke rumah sepupunya di Dumai. Mereka menumpang Bus Karya Agung di Terminal Amplas, Jumat (30/12) sekitar pukul 05:00.

Kemudian Abdur Imam Akbar Hasibuan, yang menyerahkan diri setelah diantar pihak keluarganya ke Polsek Percut Sei Tuan.

Tersangka Agus Ramadhani ditangkap di Jalan Halat Medan. Sedangkan dua tahanan lainnya M Fadli Lubis dan Noviandri Syahputra ditangkap di Jalan Jamin Ginting, Medan, kemarin malam.

Tujuh tahanan lain masih melarikan diri, yaitu Yudi Sanjaya alias Yudi, Andrian alias Dika, Aprianto alias Black, Andes Sianturi, M Aldi Reza, Kasima Handayani Siregar dan M Tahir Nasution.

RUTAN TANJUNG PURA
Sementara kasus tahanan kabur terulang. Kali ini, tiga tahanan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Tanjung Pura, Langkat, Sumut, meloloskan diri setelah memanjat tembok berduri, Senin (2/1).

Ketiga tahanan Defri Hamdani, 33, warga Lingkungan VIII, Kelurahan Beras Basah, Pangkalan Susu, Langkat, Sumut, Oka Ridwan alias Iwan, 36, penduduk Ampoeng Neubok Badeuk, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie dan Sutomo, 33, warga Desa Selotong, Secanggang, Langkat.

Ketiganya terlibat perkara narkotika. Hanya Defri yang sudah diadili dan dijatuhi hukuman 4 tahun 6 bulan penjara, namun putusannya belum inkrah. Aksi kaburnya tiga tahanan ini terekam CCTV.

Kepala Rutan Kelas II B Tanjung Pura, Kriston Napitupulu mengakui kaburnya ketiga tahanan karena kelalaian anak buahnya. “Petugas jaga yang di atas (menara) melakukan kelalaian. Petugas tertidur di atas,” katanya.

Ketiga tahanan, pada Minggu (1/1) sekitar pukul 11:44, melompati tembok lapas di Jalan Binjai KM 12, Tanjung Pura itu.

Kaburnya ketiga tahanan itu diketahui warga sekitar yang sedang memancing di belakang lapas. Warga melapor ke petugas karena melihat 3 orang melompat dari tembok rutan. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru