Tuesday, March 31, 2020
Home > Berita > 44 Orang di Australia Terjangkit Virus Zika, Satu WNI Terinfeksi di Singapura

44 Orang di Australia Terjangkit Virus Zika, Satu WNI Terinfeksi di Singapura

Bayi terkena virus zika di Brazil. (news.com.au)

MIMBAR-RAKYAT.com (Perth) – Wabah virus Zika semakin merebak ke berbagai negara Asia, ketika Departemen Kesehatan Australia mengumumkan 44 orang terjangkit virus itu sepanjang 2016 dan sebagian besar dari mereka membawa pulang virus itu setelah melakukan perjalanan ke beberapa negara, termasuk Singapura.

“Untuk perempuan hamil atau berencana hamil, kami sarankan menunda rencana perjalanan atau menunda kehamilan,” kata juru bicara Departemen Kesehatan Australia seperti dikutip “The Guardian” awal minggu ini.

Di antara yang dinyatakan terpapar Zika, satu di antaranya adalah perempuan hamil.

Pada Februari, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut virus Zika, yang berpeluang menyebabkan kelainan kelahiran berupa ukuran kepala lebih kecil daripada bayi normal (mikrosefali).  Mewabahnya virus Zika di Brasil dikaitkan dengan kondisi kepala kecil sekitar 3.000 bayi yang baru dilahirkan. Mereka juga diduga akan mengalami gangguan pertumbuhan.

Menurut Raina MacIntyre, Kepala Jurusan Kesehatan Publik Universitas New South Wales di Sydney, virus Zika pernah merebak di beberapa negara Asia pada tahun 1951, termasuk Indonesia, Thailand, India, Malaysia, Vietnam, dan Pakistan.

Sementara itu, laman resmi WHO menjelaskan penyebaran virus Zika biasanya diiringi dengan melonjaknya kasus   virusmicrocephaly dan sindrom Guillain-Barr. Pertama kali ditemukan pada monyet di Uganda pada 1947.  Zika pertama kali ditemukan pada tubuh manusia pada 1952.

Perebakan Zika dengan skala besar pertama kali tercatat pada 2007 di Pulau Yap.

Sementara Kementerian Luar Negeri Indonesia memastikan satu warga negara Indonesia (WNI) di Singapura dikonfirmasi positif terjangkit virus Zika.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir kepada wartawan di Gedung Kemlu, Jakarta, medio minggu ini menuturkan, dari informasi KBRI Singapura, WNI yang terjangkit Zika seorang wanita.

Sejak adanya pengumuman resmi dari Kemenkes Singapura mengenai penyebaran virus ini, Kemenkes Indonesia terus melakukan pemantauan perkembangan situasi di sana.

Untuk tindakan pencegahan, pemerintah Indonesia juga telah meminta peningkatan kewaspadaan kepada petugas kesehatan di seluruh pintu masuk Indonesia.

“Kementerian Kesehatan telah mengimbau supaya penumpang yang datang dari Singapura akan diberikan kartu kesehatan mengenai informasi virus Zika. Apabila dalam waktu 10 hari mengalami gejala-gejala Zika, maka segera dilakukan pemeriksaan,” katanya.

Langkah ini, menurut Arrmanatha, dianggap sebagai salah satu bentuk preventif pemerintah untuk mencegah penyebaran Zika di Tanah Air.

Untuk melindungi WNI agar mengetahui bagaimana mencegah supaya tidak mudah terinfeksi Zika. Seperti diketahui, jumlah WNI di Singapura cukup banyak, yaitu hampir 200 ribu orang.

Baca Juga  :

Dua Miliar Orang Afrika dan Asia Termasuk Indonesia Berisiko Terjangkit Zika

Sementara jumlah wisatawan Indonesia ke Singapura pada 2015 mencapai 2,7 juta wisatawan.

Hingga kini dilaporkan bahwa jumlah warga Singapura yang terkena wabah Zika telah melonjak menjadi 115 orang, dari sebelumnya yang berjumlah 41 orang.

Beberapa negara telah mengeluarkan travel advice bagi warganya yang akan bepergian ke Singapura seperti Australia, Inggris, Korea Selatan dan Taiwan.  (AN/KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru